indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Tommy Winata: Saya Menengahi, Paulus Ajak Damai

Tommy Winata: Saya Menengahi, Paulus Ajak Damai

Pengusaha Tomy Winata. TEMPO/Fransiskus S

TEMPO.CO, Jakarta -Bos Grup Artha Graha, Tomy Winata mengatakan sejak awal tak mau ikut campur dalam urusan megaproyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Tapi konflik putranya, Andi Winata, dengan kongsinya Paulus Tannos dalam proyek ini, membuat Tomy terpaksa turun tangan.

“Saya hanya menengahi. Paulus mengajak damai,” katanya kepada Ananda Badudu dari Tempo ketika dihubungi, Kamis pekan lalu. Saat dihubungi, sang taipan mengaku berada di Bangkok.

Menurut Tomy, Paulus pernah meminta dirinya menengahi konfliknya dengan Andi. Berniat membantu, ia pun menemui Paulus di Hotel Conrad Hongkong dan Hotel Borobudur.

“Semua atas permintaan Paulus. Dia minta tolong kepada saya untuk menengahi persoalannya, melalui Jack Budiman,” kata dia. Jack merupakan teman kongsi Paulus yang lain, yang juga dekat Tommy Winata.

Paulus adalah pemilik PT Sandipala Arthaputra, perusahaan pencetak surat berpengaman khusus yang kebagian proyek e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri. Ia tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia, bersama empat perusahaan lain, mengerjakan pembuatan 172 juta kartu senilai Rp 5,8 triliun.

Paulus berkongsi dengan Andi Winata dalam hal penyediaan keping ST-Micro untuk proyek e-KTP. Perusahaan Oxel System Ltd, milik Andi merupakan agen tunggal keping merek itu di Indonesia.

Rupanya kerja sama proyek triliunan rupiah ini tak berjalan mulus. Bersama Jack, Andi melaporkan Paulus ke Mabes Polri atas tuduhan menipu dan menggelapkan dana pada Maret dan April lalu.

Laporan Andi dan Jack ke Mabes Polri ini berakibat buruk bagi Paulus. Sejak 6 Juni, namanya dan putrinya, Catherine Tannos, terpajang dalam daftar buron di portal Interpol. Saat ini, Paulus dan keluarganya bersembunyi di Singapura. (Baca: Tomy Winata: Konflik Paulus Bukan dengan Andi)

MUNAWWAROH | ANANDA BADUDU


Berita Terpopuler
Marzuki Alie Minta Warga Terima Pemimpin Non Muslim

Selebaran Megawati, Tim Jokowi-Ahok Cuek

Tim Jokowi Minta Polisi Usut Video Koboy

Ibunda Pemimpin Syiah Sampang Kritis

Bentrok Sampang, Djoko Suyanto Salahkan Ulama

Misteri ‘Piramida’ Gunung Padang

Sampang Bergejolak, Mahfud MD Kaget

Obama Setuju Jual Rudal ke Indonesia

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
oya nomor teleponnya 085771193083, dia mengaku tinggal di cikarang dan punya toko elektronik di glodok (karangan aja pastinya)
0
0
boss TW ada orang cina mengaku bernama alex, usia >50 tahun kini berkeliaran di tanah abang dan menyebut diri anak buah TW, dia menebar kata yang bangun tanah abang baru bukan yan faridz tapi TW, TW juga akan menggusur pemukiman warga di jati bunder tahun 2016, dia mengaku sering santai di bank artha graha tanah abang menikmati home theatre di ruangan TW, dia udah banyak menipu orang-orang madura di jati bunder, uang atau barang-barang dilalapnya semua, berangus lah cepat tu, bikin malu boss TW aja...
0
0
INI HASILNYA KONGSI ANTAR PARA *SENSOR*PAN
Wajib Baca!
X