Asal Muasal Perpisahan Syiah dari Sunni

Asal Muasal Perpisahan Syiah dari Sunni

Masjid Imam Hussein di Karbala, Irak. Tempat sakral bagi kaum Syiah Timur-tengah. djibnet.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kawan-kawan dan pengikut Ali percaya bahwa setelah Nabi wafat, kekhalifahan dan kekuasaan agama berada di tangan Ali, salah satu sahabat Nabi.

Namun, Ali dan kawan-kawan akhirnya harus kecewa karena setelah Nabi wafat, setelah selesai penguburan jenazah Nabi, pelaksanaan pemilihan khalifah dilakukan secara musyawarah. Ali dan kawan-kawan melakukan protes, tapi berlawanan dengan harapan mereka, protes itu tak diindahkan dan mereka malah diminta menurut karena keselamatan muslimin bisa terancam.

Protes dan kecaman inilah yang memisahkan kaum minoritas pengikut Ali (minoritas Syiah) dari kaum mayoritas Sunni, dan menjadikan pengikut-pengikutnya dikenal masyarakat sebagai kaum partisan atau Syiah Ali.

Syiah secara harfiah berarti partisan atau pengikut adalah kaum muslimin yang menganggap penggantian Nabi Muhammad SAW merupakan hak istimewa keluarga Nabi dan mereka yang dalam bidang pengetahuan dan kebudayaan Islam mengikuti mazhab Ahlul Bait.

Cerita ini terungkap dalam buku Islam Syiah, Asal Usul dan Perkembangannya yang ditulis oleh Allamah M.H. Thabathaba’i, terjemahan dari aslinya Syiah Dar Islam (Syiah dalam Islam). Buku tentang Islam sebagaimana dilihat dan ditafsirkan oleh Syiah dari penulis yang sama.

Allamah M.H. Thabathaba’i mewakili golongan utama dan intelektual dari ulama Syiah yang berpengaruh besar dan orang yang dianggap mewakili penafsiran Syiah yang lebih universal. Ia juga dikenal memiliki pengaruh yang mendalam di kalangan tradisional dan modern di Iran.

GRACE S. GANDHI

Berita Terkait:
Mengenal Syiah di Indonesia
Siapa Syiah, Siapa Sunni
Mengenal 4 Kelompok dalam Syiah

Persamaan dan Perbedaan Sunni-Syiah

Foto Anak dan Lansia Korban Penyerangan di Sampang
Syiah Imam Dua Belas
Rukun Iman dan Islam dalam Kacamata Syiah-Sunni


 





 





Komentar (12)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
2
Liat sejarah Abdullah Bin Saba adalah seorang YAHUDI, asal muasal terbentuknya Syi''''ah untuk mengacaukan KAUM MUSLIMIN yang telah bersatu padu dalam PAHAM Keislaman sesuai Petunjuk RASULULLAH SAW.
0
1
klau ne baca dari sejarah,syiah awal berdirinya/asl muasalnya kan yg mendirikan abdullah bin sab'''' seorang yahudi yaman.. berarti syiah diciptakan memang untuk mengacaukan islam yg sesungguhnya/sunni.. wallahualam bi sowab
0
0
Kalau hanya beranggapan Ali RA adalah pewaris kekhalifahan, sebetulnya tidaklah apa2, dan anggapan kayak gitu tidak perlu disalahkan dan tidak perlu terjadi permusuhan antara Syiah dan Sunni. Hanya saja, Syiah tidak berhenti cuma sampai di asumsi itu. Syiah yg diakui banyak org tidak sesat bertindak lebih jauh dengan sikap perbuatan mereka yg mencaci maki, mengutuk dan mengumpat para sahabat dan ibunda kaum muslimin Aisyah RA. Padahal sebagian dari para sahabat yg orang2 Syiah kutuk itu sdh dijamin masuk surga. Secara logika, org yg dijamin masuk surga tetapi dikutuk dan dilaknat sama org Syiah, lalu adakah sisi kebenaran pada org2 Syiah? Jawablah pakai akal dan nurani.
0
2
Artikel ini tidak menyentuh akar masalah dan historis kelahiran syiah, sebagian tulisan malah menyesatkan, jauh dari sejarah yg aktuil. Periksalah buku2 yg menjadi kitab wajib syiah, di sana ditemukan kehalalan berdusta, ketika hal ini ditunjukkan pada mereka, mereka tidak berani menjawab.
1
1
Hukum Allah sejak jaman dahulu tidak ada perubahan(48-23). Terjadinya perselisihan karena unsur kedengkian diantara mereka sehangga DIN Allah menjadi cerai berai. DIN Allah menjadi banyak dan setiap DIN terjadi pula aliran-aliran yang banyak. Masing2 DIN maupun Aliran merasa dirinya yang palinn benar!!! Kalau Allah menghendaki satu Umat Mudah saja bagiNYa!!! maka salinglah TOLERANSI jangan sampai merasa dirinya yg paling benar dan menggap golongan atau agama lain sesat!!! Kalau ini sudah dilakukan segeralah bertobat karena kalau tidak kamu termasuk ORANG YG DZALIM (49:11,12. 11:31 DAN 6:11). TOLONG YANG MERASA MENJADI PEMIMPIN UMAT BACA AYAT INI SEHINGGA TIDAK MEMPROFOKASI UMATnya.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X