Kontingen PON Mulai Berdatangan di Pekanbaru

Kontingen PON Mulai Berdatangan di Pekanbaru

Laporan Ketua Umum KONI DKI Jakarta Winny Erwindia dalam upacara pelepasan kontingen menuju PON XVIII Riau di Balai Kota, Jakarta, (01/09). Sebanyak 924 atlet DKI Jakarta yang mengikuti pagelaran PON XVIII, TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO,Pekanbaru – Kontingan Pekan Olahraga nasional (PON) ke-18 Riau mulai berdatangan. Sejak pagi tadi, sejumlah kontingen sudah mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim Riau, seperti Jawa Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Papua, Yogyakarta, dan Bali. "Tapi tidak full tim, masih sebagian official dan atlet saja yang datang," ujar Koordinator Transportasi PON Riau, Edwar, kepada Tempo, Ahad, 2 September 2012.

Edwar memperkirakan, kontingen bakal hadir full tim pada H-7 pelaksanaan PON. PON akan berlangsung pada 9-20 September 2012. Seluruh atlet dan official dari beberapa kontingen tersebut terdiri dari cabang olahraga dayung, sepak bola, dan futsal.


Mereka langsung diberangkatkan ke venue masing-masing guna menjalankan pelatihan. Cabang dayung di Kabupaten Kuantan Singingi, sepak bola dan aero modelling di Kabupaten Indragiri Hulu, dan futsal di Tembilahan. Sementara untuk kontingen Jawa Timur hadir sebanyak 205 orang terdiri atlet dan official. Mereka menggunakan bus carteran sendiri ke beberapa daerah pelaksana PON.

Edwar mengatakan, sebenarnya kehadiran para kontingen ini belum memasuki jadwal aktif penyelenggaraan PON. Kendati demikian, panitia bidang transportasi yang dibawahi Dinas Perhubungan Provinsi Riau selalu siaga melayani setiap kontingen yang datang. Panitia mengerahkan 45 unit mini bus dan 10 unit bus kapasitas 40 orang. Sebelumnya, kontingen Maluku datang lebih awal pada Selasa, 28 Agustus 2012, disusul Papua dan Papua Barat.

Ketua Harian PB PON ke-18 Riau Syamsurizal mengatakan, kontingen yang datang lebih awal belum menjadi tanggung jawab PB PON dalam urusan akomodasi dan penginapan. Sebab, kata dia, jadwal efektif yang sudah ditentukan PB PON tepat pada H-7 penyelenggaraan PB PON.

Syamsurizal menjelaskan, official akan menyerahkan atlit kepada PB PON pada 7 September 2012. "Kita juga sudah mengadakan pertemuan dengan Maluku, dan mereka memakluminya," kata Syamsurizal.

RIYAN NOFITRA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X