Jokowi Yakinkan Pemilih Lewat Youtube

Jokowi Yakinkan Pemilih Lewat Youtube

Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Ahok). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta -Tim sukses calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terus meyakinkan pemilih melalui dunia maya. Setelah menggunakan Skype dari Solo untuk menyapa warga Jakarta, Jokowi merambah Youtube.

Salah satu video persuasif yang diunggah youtube.com berjudul Editorial Jakarta Baru: Kenapa harus pilih Jokowi Basuki?. Video ini yang diunggah oleh akun Pembaharu Jakarta sejak 2 September 2012 lalu ini bisa dilihat http://www.youtube.com/watch?v=s3mQnW6Q7gg&feature=related.

Video berusaha menepis semua keraguan terkait dengan jejak rekam Joko Widodo dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama. Sampai Sabtu, 8 September 2012, video berdurasi 8 menit 24 detik ini sudah ditonton 14.240 pengunjung.

Pada bagian awal video ditampilkan potongan-potongan gambar dari siaran televisi seperti ceramah penyanyi dangdut Rhoma Irama yang menuding ibu Jokowi beragama Kristen. Jokowi membantah tudingan Rhoma. Menurut Jokowi, kakek-nenek dan kedua orang tuanya muslim. Bahkan ayah dan ibunya sudah haji dua belas tahun lalu.

“Tapi masak saya sampaikan kemana-mana. Nanti riya' (pamer) jadinya. Saya juga muslim, apa lagi yang dipermasalahkan?” kata Jokowi dalam video tersebut, yang diambil dari kutipan tayangan program Indonesia Lawyer Club di stasiun televisi TV One, 14 Agustus 2012.

Jokowi ditampilkan sedang menjalankan salat, berpakaian ihram di Masjidil Haram Mekkah, dan bersedekah. “Dia juga pemaaaf dan tidak memusuhi orang lain seperti yang diajarkan agama Islam,” kata Ariseno Ridhwan, narator video ini.

Menurut Ariseno, Basuki adalah sosok Kristen taat. Betul dia keturunan Tionghoa. Walau Kristen dan keturunan Tionghoa, menurut Ariseno, saat menjadi Bupati Belitung Timur, Basuki banyak membantu umat Islam di sana. “Basuki menaikkan haji para ustad dan ulama yang belum haji. Jumlahnya lebih dari 100 orang,” katanya.

Bahkan pada 2007, kata dia, Basuki didukung Partai Kebangkitan Bangsa untuk maju dalam pemilihan Gubernur Bangka Belitung. Dia diminta KH Abdurahman Wahid, mantan Presiden RI, untuk maju bertarung merebut kursi Gubernur Bangka Belitung.

Saat Ramadan Basuki juga mengikuti Safari Ramadan hingga tuntas meski hanya menunggu di tempat parkir sampai acara itu selesai. “Artinya dia pemimpin yang adil, merakyat, dan terbukti mengayomi semua golongan,” katanya.

Video ini diproduksi oleh Cyrus Network Consultindo pimpinan Hasan Nasbi. Video ini ditutup musik berjudul “Jokowi dan Basuki”oleh Cameo Project. Tentu saja musik ini liriknya persuasif dan menginginkan Jokowi-Basuki memimpin Jakarta.

Video ini sudah dikomentari 97 komentator. Salah satunya yang menyebut namanya Dharmawan Siregar. “AWAS MAS JOKOWI, NANTI DIBALAS FOCKE DENGAN FITNAH LAGI. EMANG TUH ORANG BISANYA BEGITU DOANG. HABIS APA YANG BISA DIBANGGAIN? PRESTASI GAK ADA, EMOSI GAK TERKONTROL.... MUNGKIN BAGI FOCKE JABATAN ITU LEBIH PENTING DARIPADA KEUTUHAN NKRI,” tulis Dharmawan tiga hari lalu.

NURHASIM

Berita Terpopuler
Foke ''Tebar Pesona'' Via Hastag Bersatu Jakarta

PDIP Tak Persoalkan Larangan Iklan Jokowi

Kubu Jokowi Siapkan 1 Juta Cuit di Twitter

Aktivis: Ekspektasi kepada Jokowi Terlalu Tinggi

PDIP Tak Persoalkan Larangan Iklan Jokowi

Jokowi Maju Pilpres 2014?

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan