Hari Ini Panwaslu Periksa Nachrowi Ramli

Hari Ini Panwaslu Periksa Nachrowi Ramli

Nacrowi Ramli saat kampanye pilkada di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (29/06). Tanpa di dampingi Fauzi Bowo, Cawagub Nachrowi Ramli mengajak makan soto bersama warga di warung soto disekitar pemukiman. TEMPO/ Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta akan memeriksa Nachrowi Ramli terkait dugaan kampanye di luar jadwal dan kampanye bertendensi SARA.

"Nachrowi dijadwalkan hadir pukul 13.00," kata Ramdansyah, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Rabu, 12 September 2012. Nachrowi diperiksa menyusul pengaduan dari Tim Advokasi Jakarta Baru, pendukung Jokowi-Ahok, terkait dengan pernyataannya dalam acara Lebaran Betawi yang digelar Senin lalu, di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada acara itu, Nachrowi mengatakan, "Silakan keluar dari Betawi jika tidak memilih orang Betawi." Menurut Habiburokhman, Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru, ucapan itu berpotensi melanggar aturan kampanye dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yaitu melakukan kampanye di luar jadwal, kampanye mengandung SARA, dan kampanye mengadu domba.

"Nachrowi harusnya sadar komitmen founding father, etnis apa saja bisa memilih siapa pun tanpa memandang etnis," katanya. Menurut dia, kandidat selayaknya menjaga ucapannya. Apalagi pemilihan gubernur kian dekat. "Orang bercanda SARA saja ditegur KPI," katanya.

Di lain pihak, Kepala Media Center Fauzi-Nachrowi, Kahfi Siregar, mengatakan tidak ada yang salah dengan ucapan Nachrowi. "Apa salahnya orang Betawi mengajak memilih orang Betawi di acaranya orang Betawi," katanya.

Selain memeriksa Nachrowi Ramli, Panwaslu juga akan mengumumkan hasil pemeriksaan terkait dugaan iklan kampanye Jokowi-Ahok yang dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Pengumumannya nanti sore," kata Ramdansyah singkat.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Berita terpopuler lainnya:
Emma Watson, Seleb Paling ''Berbahaya'' di Internet
10 Fakta iPhone 5

Berobat, Dahlan Iskan Tertahan di Singapura

Kepergok Plesiran di Denmark, Anggota DPR ''Ngeles''

Inilah Daftar 10 Universitas Terbaik di Dunia 2012

Wa Ode: Fakta Sidang Mirwan Terlibat

Afridi Dipaksa Makan Bak Anjing di Penjara

5 Hal Menakjubkan Ketika Hamil

Setelah Malaysia, Lion Air Bidik Negara Lain

Apa Penyebab Gempa di Bogor dan Sukabumi?

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Bang Foke - Nara anda kok ngomongnya semau maunya sih, bukankah anda sebagai calon gubernur dan wakil gubernur harus memberikan contoh yang baik pada khalayak umum, cobalah bicara sepantasnyalah jangan pake gaya betawi preman ane orang betawi nih ngomong kok seenaknya aja . . .
0
0
wah ga waras nih orang,kualitas gini mo mimpin diera jaman globalisasi,siap2 aj penduduk dki jkt tertinggal dri provinsi lainnya dengan keputusan2 irasional yang akan dibuat oleh pasangan ini.
0
0
Panwaslu sudah ada di ketiak Foke-Nara, jadi ga mungkin dia berani meghukum FOKE-NARA..
0
0
fok3-nara sama aja. pikiran picik. pecah belang bangsa. suka mengancam. dasar preman. Panwaslu, tunjukkan tajimu...