Dahlan Iskan Siap Kawal Kasus Pailit Telkomsel

Dahlan Iskan Siap Kawal Kasus Pailit Telkomsel

Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto

Grafis Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan berjanji akan mengawal proses banding yang dilakukan Telkomsel. Perusahaan telekomunikasi ini dinyatakan pailit oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat pada Jumat, 14 September 2012, setelah kalah dari PT Prima Jaya Informatika.

"Sekarang sedang dalam proses banding. Kami akan mengawal proses hukumnya agar lebih baik," kata Dahlan setelah rapat dengan Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 September 2012.

Dahlan mengaku sudah mengetahui adanya masalah yang membelit Telkomsel sebelum sidang putusan digelar. Ia pun sempat menanyakan ke pihak Direksi Telkomsel. Berdasarkan fakta-fakta yang dimiliki Direksi Telkomsel, kondisi provider pelat merah itu sangat jauh dari pailit. "Makanya saya tenang. Tapi nyatanya pengadilan menyatakan lain," kata dia.

Pengadilan Niaga memutuskan Telkomsel pailit karena tidak memenuhi kewajiban kepada rekanan, PT Prima Jaya Informatika. Kesepakatan ini tertuang dalam surat perjanjian penyediaan voucher isi ulang dan perdana Telkomsel sesuai kesepakatan. Nilai perjanjian yang diingkari Telkomsel diklaim mencapai Rp 400 miliar.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Berita lain:
Dirjen Pajak Undang NU Bahas Soal Boikot Pajak

Setoran Dividen BUMN Masih Kurang Rp 350 Miliar

Dahlan Minta Telkomsel Berjuang

Di Solo, Kantor Pos dan Bulog Dirikan Minimarket

Dahlan Iskan Akan Luncurkan Mobis Listrik Lagi

Mandala Airlines Luncurkan 4 Rute Baru

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Banyak harapan bangsa kita terhadap Pak Dahlan Iskan. Pak Dahlan banyak menginspirasi kita. PTPN X memerlukan perhatian dari Pak Dahlan sebagai Menteri BUMN, sebelum terjadi kebangkrutan. Lengkapnya di : http://tabloidsergap.wordpress.com/2012/10/02/subiyono-dan-aroma-dugaan-korupsinya/
0
1
ngapain dikawal, pak..itu bukan provider plat merah...itukan bukan BUMN, itu cuma anak perusahaan telkom...singtel/singapore yg menguasai 35% saham aja tenang2..kalo ada pihak yg ribut, itu pasti yg kemarin calo sistem billing system (1,2 triliun) & CRM (1,8 triliun) telkomsel yg menggunakan AMDOCS (israel) tapi bela2in kalo AMDOCS itu bukan perusahaan israel tapi perusahaan amerika...
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X