indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kumpulkan Duit 12 Tahun untuk Naik Haji

Kumpulkan Duit 12 Tahun untuk Naik Haji

ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Batam - Calon haji asal Jambi, Suhaimi, 60 tahun, menceritakan usahanya bersama istrinya mewujudkan mimpi mereka naik haji. Ia perlu waktu selama 12 tahun mengumpulkan uang untuk naik haji.

Sebagai petani, kata Suhaimi, setiap menjual hasil tani selalu disisihkan untuk naik haji. Suhaimi memiliki kebun karet dan kebun kelapa sawit. Hasil buah kelapa sawit dibagi dengan pengelola kebun.

Sedangkan hasil dari kebun karet menjadi miliknya. "Jadi hasil jualan karet bisa disisihkan untuk naik haji," kata Masturi, 45 tahun, istri Suhaimi.

Setelah 12 tahun lamanya, Suhaimi menyetorkan uang untuk naik haji senilai Rp 41 juta untuk dua orang tahun 2008. Artinya, kata Suhaimi, setelah empat tahun lamanya, mereka baru bisa mewujudkan impian itu.

Berbeda dengan Sigin, asal Kampung Bahar, Jambi. Ia menyimpan uangnya senilai Rp 66,2 juta untuk naik haji bersama istrinya. Selama empat tahun uang tersebut mengendap di bank. Lalu, pada tahun 2012, ia bisa mewujudkan mimpinya melaksanakan ibadah haji. "Alhamdulillah," kata Sigin, yang kini berusia 79 tahun.

Mereka adalah tiga dari 445 calon haji asal Jambi yang hendak diberangkatkan dari embarkasi Batam. Sebelum berangkat, jemaah dilatih ulang manasik haji di Batam. "Kami senang karena di Asrama Haji Batam tersedia untuk manasik," kata Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Batang Hari, Jambi, Haji Amin, kepada Tempo.

Latihan manasik haji bertujuan meningkatkan pemahaman langkah-langkah haji di Tanah Suci kelak. Sebab, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan jemaah agar mabrur. Ada beberapa rukun haji yang harus dikerjakan. Jika ada salah satu dari rukun-rukun itu yang tidak dikerjakan, hajinya tidak sah.

Rukun-rukun haji tersebut, kata Amin, antara lain mengenakan pakaian ihram, wukuf di Padang Arafah, tawaf Ifadah, Sa'i, Tahallul, dan tertib. Juga ada rangkaian lain yang tak bisa dilewatkan. Ada ketentuan, bila dilewatkan, akan dikenai denda. "Makanya JCH harus dilatih terus," kata Amin.

Kloter ketiga akan diberangkatkan dari Bandara Hang Nadim, Batam, pukul 22.05 WIB dengan pesawat Saudi Air Lines, dengan nomor penerbangan SV.5613. Pesawat itu dijadwalkan tiba di Madina pukul 02.55 WIB. Jemaah haji asal Jambi sejumlah 1.403 orang. Sebanyak 445 orang berangkat pada Jumat, 21 September 2012, dan hari ini sebanyak 445 orang.

RUMBADI DALLE

Berita Terkait
Jemaah Haji Aceh Didominasi Perempuan

XL Luncurkan Tarif Murah Selama Ibadah Haji

Pertamina Suplai Kebutuhan Avtur Penerbangan Haji

Bandara Lombok Jadi Embarkasi Haji NTB

Musim Haji Waktunya Tukar Real

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan