indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Polisi Turki Bentrok dengan Demonstran Anti-perang

Polisi Turki Bentrok dengan Demonstran Anti-perang

Warga berkumpul di sebuah rumah yang hancur terkenal bom mortar di Kota Akcakale, Turki (4/10). REUTERS/Murad Sezer

TEMPO.CO, Ankara - Polisi Turki terpaksa menembakkan gas air mata untuk menghalau sekelompok kecil pengunjuk rasa anti-perang, Kamis, 4 Oktober 2012. Mereka berupaya keras mendekati gedung parlemen, yang di dalamnya sedang terjadi perdebatan membahas aksi militer terhadap Suriah.

Reporter Reuters melihat sekitar 25-30 orang demonstran meneriakkan kalimat, "Kami tidak ingin perang!" dan "Rakyat Suriah saudara kami!" di depan gedung parlemen di Kota Ankara.

Artileri Turki menghantam sejumlah target di dekat perbatasan Suriah, Kota Tel Abyad. Gempuran ini terjadi pada hari kedua sebagai bentuk balasan atas mortir yang ditembakkan dari Suriah, yang menewaskan lima warga sipil di Kota Akcakale, Turki, Rabu, 3 Oktober 2012.

Para anggota parlemen sedang berdebat dalam sebuah sidang tertutup mengenai perpanjangan masa otorisasi operasi militer selama lima tahun. Dalam kesepakatan sebelumnya, parlemen hanya memberikan otoritas operasi militer untuk menghantam Kurdi di Irak utara.

Memorandum yang dikirimkan pemerintah kepada parlemen semalam menyebutkan, militer Suriah telah melancarkan agresi militer terhadap teritori Turki dalam beberapa pekan ini. Aksi militer ini dapat membahayakan keamanan Turki.

REUTERS | CHOIRUL

Berita populer:

Jokowi Juga Populer di Malaysia

Kata Jokowi Soal Demo Buruh

Hemat Anggaran, Jokowi Bakal Pidato tanpa Naskah

3 Jurus Melumpuhkan KPK

Ada Sumur Emas di Cianjur

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X