indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Penyidik KPK Itu Kerabat Anies Baswedan

Penyidik KPK Itu Kerabat Anies Baswedan

Anies Baswedan dalam melakukan konferensi pers di KPK, Jakarta, (06/10). Sejumlah unsur masyarakat mendatangi KPK untuk memberikan dukungan pada KPK dan usaha kriminalisasi terhadap penyidik KPK yang belum melapor kembali ke Mabes Polri. TEMPO/Seto Wardhana.

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang hendak dipanggil paksa oleh Provost Mabes Polri ternyata merupakan adik dari Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan.

"Iya, adik sepupu," kata Anies di depan gedung KPK, Jumat, 5 Oktober 2012. Anies mengaku ditelepon perihal adanya upaya penarikan paksa terhadap kerabatnya tersebut saat menghadiri Haul Gus Dur di kediaman Ketua MK Mahfud Md.

Sejumlah elemen masyarakat terus menunjukkan dukungan kepada KPK. Mereka membentuk barikade, bernyanyi, berorasi, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di lobi KPK. Dukungan ini terkait dengan adanya isu penangkapan seorang penyidik oleh Provost Mabes Polri.

Sebelumnya, Mabes Polri hendak menangkap seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi kemarin malam. Penyidik bernama Novel Baswedan itu adalah salah seorang penyidik kasus simulator kemudi. Novel juga merupakan penyidik yang memeriksa tersangka Inspektur Jenderal Djoko Susilo kemarin siang.

WAYAN AGUS P

Berita Terpopuler
Penyidik Kasus Djoko Susilo Ditangkap
Gerindra dan Hanura Dukung Golkar Revisi UU KPK

Seorang Penyidik KPK Ditangkap Anggota Mabes Polri?

Jumat Keramat, Djoko Susilo Penuhi Panggilan KPK

Adam Levine Pakai Kaos ''Damn! I Love Indonesia''

Soal Pencalonan Presiden, Ini Kata Prabowo

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
ingat :dmn mana yg namanya membela kebenaran memang susah ,butuh pengorbanan dan perjuangan . tp klo mau jahat begitu mudah dilakukan.org naik pangkat atau jenjang blm tentu melalui dng kebenaran.sebaliknya org berada jg blm tentu dng kebenaraan,slh satunya ya dng korupsi.sering solat bkn jaminan org tdk mau korupsi.sayangnya pihak istri& ank yg sering pakai mukena pun ikut mendorong suami/bapaknya unt mendpt uang bnyk,walau nyata2 itu dr uang kurup/uang nylong/uang rakyat.apalagi jika sang suami adalah org pangkat/pejabat/elit ,dng kewenanganya mau berbuat apa saja dirasa halal, dan ank istri sllu merestui dan tdk pernah bertanya uang ini dpt dr mana.dng sgala wenangnya mereka mengganjarnya jika perbuatan terkutuknya sempat diketahui org.seakan benar2 ga trima dan dan klo bisa dng kewenanganya berbagai cara ingin membunuhnya.setelah membunuhpun ,istri & anknyapun seakan setuju.tp sesudah itupun mereka seakan tak merasa berslh dan solat spt sedia kala. kasihan sekali org2 spt ini. dibalik ini smua benar2 sbtnya org ini muka tembok dan ga tau malu .percuma jd jendral atau pejabat spt ini . hidupnya hanya merusak rakyat saja. org2 spt ini spt amrozi .harus dibunuh /dinasakan /
0
0
hehe gw semangat sekali nonton berita kpk vs polri , tuk kpk maju terus pantang mundur hidup kpk bersihkan negeri ini dari korupsi ,hukum seberat2 nya orang yg kuropsi tampa pandang bulu,, suara kpk suara rakyak yg berani menghentikan kpk berarti musuh rakyak,,MERDEKA KPK allah huakbar
0
1
WAH JANGAN2 INI SEKALIAN BALAS DENDAM GARA2 ANIS BASWEDAN BANTU DUKUNG KPK !!!HAT1 2 PAK...KAMI DUKUNG ANDA JADI CALON PRES 2014
0
3
hidup pa novel..rakyat indonesia (selain polisi2 lebay dari bengkulu itu)mendukung anda 100%..jangan takut rakyat indonesia di belakang anda.. and buat bapak2 polisi dari bengkulu itu....saya katakan...you..you...lebbbbbbayyyy. baiknya kalian ke laut saja.
0
8
Tetap semangat Kompol Novel...jangan takut jika tidak bersalah..bongkar skandal korupsi sampai ke akar akarnya walaupun bermuara sampai ke Kapolri ...jangan takut ...saat ini momennya...rakyat melihat dan mengawal kasus simulator ini...saatnya bersih bersih di tubuh POLRI...Maju terus KPK...Tetap semangat Kompol Novel.... MERDEKA
Wajib Baca!
X