Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PSSI Tinjau Ulang Nota Kesepahaman dengan KPSI  

image-gnews
Ketua PSSI Djohar Arifin Husein di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 24 Juli 2012.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo.
Ketua PSSI Djohar Arifin Husein di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 24 Juli 2012.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana akan meninjau ulang nota kesepahaman (MOU) dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) setelah komite pimpinan La Nyalla Mattalitti itu dinilai berulang kali melanggar kesepakatan. Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dalam konferensi pers di kantor PSSI, kompleks Gelora Bung Karno, Senin sore, 8 Oktober 2012.

Niat PSSI untuk meninjau ulang MOU dilakukan setelah KPSI ngotot menamai timnya dengan "tim nasional" saat partai eksebisi melawan Arema-Pelita dan Persegres Gresik beberapa waktu lalu. Selain itu, KPSI juga memasang papan sponsor berlogo PSSI di pinggir, menggunakan logo garuda di seragamnya, dan menggelar kongres pada November 2012.

"Itu sudah akumulasi pelanggaran serius KPSI terkait MoU. Padahal dalam MOU sudah disepakati bahwa timnas berada di bawah yurisdiksi PSSI, sebagai federasi yang sah. Hal itu pun sudah diperkuat oleh Komite Bersama yang rapat pada 20 September lalu," kata Djohar Arifin Husin.

Walhasil, Djohar pun menyimpulkan bahwa KPSI tidak memiliki iKtikad baik untuk memperbaiki sepak bola Indonesia, karena berulangkali melanggar kesepakatan tersebut. "Padahal semua sudah diharmonisasi Komite Bersama. Ada perwakilan PSSI dan KPSI di sana. Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia Alex Soosay pun telah mengirimkan simpulan hasil rapat ke semua pihak. Jadi tidak mungkin KPSI tidak memahami kesepakatan," kata dia.

Sebagai tindak lanjut, menurut dia, PSSI akan melaporkan tindakan KPSI tersebut ke Satuan Tugas AFC dan Federasi Sepak Bola Internasional. "Kami laporkan pelanggaran-pelanggaran mereka," kata Djohar lagi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menanggapi sikap PSSI tersebut, Ketua Umum KPSI La Nyalla Mattalitti enggan berkomentar lebih jauh. "Terserah apa maunya dia (PSSI). Memangnya mereka sudah benar?" kata La Nyalla, dalam pesan pendek kepada Tempo.

ARIE FIRDAUS

Berita terpopuler lainnya:
Kontra Madrid, Barcelona tanpa Pique 

10 Pemain Inter Tekuk Milan 1-0

Sergio Ramos: Real Madrid Layak Menang 

Tekuk Newcastle 3-0, MU Naik ke 2 Besar

Kalah dari Inter, Allegri Salahkan Wasit 

Liverpool Ditahan Imbang Stoke

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


FIFA Datangi PSSI Terkait dengan KLB, Ini Hasilnya

12 April 2019

Logo PSSI. (pssi.org)
FIFA Datangi PSSI Terkait dengan KLB, Ini Hasilnya

PSSI berkonsultasi dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) di Jakarta terkait kongres luar biasa (KLB).


KAI Pantau Perjalanan Ratusan Bonek Surabaya-Bandung  

6 Januari 2017

Bonek sebutan suporter Persebaya melakukan parade
KAI Pantau Perjalanan Ratusan Bonek Surabaya-Bandung  

Ratusan anggota Bonek hendak menyampaikan aspirasi saat Kongres PSSI dilaksanakan di Bandung, Ahad, 8 Januari 2017.


PSSI Bahas Nasib Alfred Riedl di Kongres Tahunan Bulan Depan  

28 Desember 2016

Pelatih Alfred Riedl memimpin latihan Tim Nasional Indonesia Senior di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 9 Agustus 2016. Antara)
PSSI Bahas Nasib Alfred Riedl di Kongres Tahunan Bulan Depan  

Dalam kongres tahunan PSSI, selain dilakukan evaluasi terhadap kinerja Riedl, dibahas nasib tujuh klub, termasuk Persebaya Surabaya.


Protes PSSI, Ribuan Bonek Gelar Aksi Parade Bela Persebaya  

26 Desember 2016

Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, tiba di Stasiun Senen, Jakarta, 2 Agustus 2016. Mereka juga meminta Persebaya Surabaya disertakan dalam kompetisi resmi pada musim depan. ANTARA/Reno Esnir
Protes PSSI, Ribuan Bonek Gelar Aksi Parade Bela Persebaya  

Andi meminta Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi melihat dan mendengar tuntutan Bonek.


Komite Eksekutif PSSI Terpilih, 4 Orang Bukan dari Kubu 85  

11 November 2016

Peserta kongres pemilik suara memasukkan surat suara pada sesi pemilihan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam Kongres PSSI di Ancol, Jakarta Utara, 10 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Komite Eksekutif PSSI Terpilih, 4 Orang Bukan dari Kubu 85  

Edy berencana mengajak 12 anggota Komite Eksekutif PSSI untuk secepatnya bekerja.


Kecewa Kongres PSSI, Ribuan Bonek Tutup Jalan di Surabaya

10 November 2016

Ratusan anggota Bonek berkumpul di Taman Apsari, Surabaya, memprotes PSSI yang dianggap ingkar janji soal status Persebaya, Kamis malam 10 November 2016. (TEMPO/MOHAMMAD SYARRAFAH)
Kecewa Kongres PSSI, Ribuan Bonek Tutup Jalan di Surabaya

Bonek juga menyalakan flare sambil menutup jalan dan membakar tempat sampah dari karet.


Edy Rahmayadi Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Ini Pesan Kemenpora  

10 November 2016

Calon Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edi Rahmayadi  menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti kongres PSSI di Jakarta, 10 November 2016. ANTARA FOTO
Edy Rahmayadi Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Ini Pesan Kemenpora  

Edy Rahmayadi harus segera melakukan konsolidasi internal segera seusai Kongres PSSI.


Save Our Soccer: Negara Gagal Mereformasi PSSI

10 November 2016

Suasana Kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di areal Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, 22 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Save Our Soccer: Negara Gagal Mereformasi PSSI

Menurut Akmal Marhali masih ada upaya-upaya kelompok tertentu untuk membuat kongres PSSI hanya milik kelompok tertentu.


Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI 2016-2020

10 November 2016

Pangkostrad TNI Letjen Edy Rahmayadi memberi arahan kepada Prajurit Batalion Infantri Para Raider 330 Kostrad saat akan diberangkatkan dalam Satgas Pam (Pengamanan) perbatasan RI-Papua Nugini melalui Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, 9 Mei 2016. TEMPO/Subekti
Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI 2016-2020

Edy Rahmayadi mendapatkan 76 suara, mengalahkan Moeldoko yang memperoleh 23 suara.


Pendukung Edy Rahmayadi Masih Solid

9 November 2016

Plt Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Hinca Pandjaitan (kedua kiri) saat memimpin Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2016 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 3 Agustus 2016. Kongres ini menetapkan Hinca Panjaitan sebagai Plt Ketua Umum PSSI hingga KLB pemilihan Ketua Umum pengganti La Nyalla Mattalitti. KLB tersebut resmi ditetapkan akan berlangsung pada 17 Oktober 2016 mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Pendukung Edy Rahmayadi Masih Solid

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI DKI Jakarta Gusti Randa menepis adanya rumor bahwa dukungan dari anggota kelompok 85 sudah tak solid lagi.