indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Cannibal Corpse Ogah Pakai Band Pembuka di Jakarta

Cannibal Corpse Ogah Pakai Band Pembuka di Jakarta

Band Cannibal Corpse. ifsociety.com

TEMPO.CO, Jakarta - Band death metal Amerika Serikat, Cannibal Corpse, bakal tampil di Parkir Timur Senayan, Jakarta, tanpa band pembuka, hari ini, 12 Oktober 2012. Alasannya, kuintet asal Buffalo, New York, ini ingin memuaskan para penggemarnya.

“Enggak ada band opening. Karena saking spesialnya kita harus bikin exclusive show. Siap-siap saja denger musik mereka selama hampir dua jam,” kata Ardie dari promotor Revision Entertainment kepada Tempo, Kamis, 11 Oktober 2012.

Rencana itu muncul lantaran Cannibal Corpse sadar Indonesia merupakan basis penggemar terbesar mereka setelah di negara asalnya. Ditambah lagi, konser yang akan berlangsung di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, 12 Oktober 201,2 ini adalah penampilan perdana George Coprsegrinder Fisher dkk di Indonesia. “Iya sangat spesial karena memang ini pertama kali buat mereka di Indonesia,” ujar Ardie.

Promotor berjanji konser tersebut benar-benar memuaskan para metalhead (sebutan pecinta musik metal). Puluhan ribu watt sudah disiapkan untuk kebutuhan sound system serta lighting di atas panggung.

Cannibal Corpse mulai aktif pada 1988. Band yang diperkuat oleh Paul Mazurkiewicz (drum), Alex Webster (bas), George Corpsegrinder Fisher (vokal), Patrick O'Brien (gitar), dan Rob Barrett (gitar) ini sudah memiliki lebih dari 10 album.

Perjalanan karier mereka sempat menuai kontroversi seperti gambar di sampul album Tomb of Mutilated yang dianggap terlalu sadis. Akibatnya, beberapa negara ada yang menyensor bahkan melarang penjualan album itu.

YAZIR FAROUK

Berita lain:
Yang Spesial di Konser Cannibal Corpse

Mudahnya Memboyong Cannibal Corpse dan Soulfly
Band Metal Cannibal Corpse Banyak Kontroversi
Tiket Cannibal Corpse Terjual Separuh

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X