Argo, Film Teranyar Ben Affleck

Argo, Film Teranyar Ben Affleck

Ben Affleck dalam film Argo. zimbio.com

TEMPO.CO, New York - Mendekati musim pemberian penghargaan film, studio-studio film mulai meluncurkan film-film berkelas, seperti Argo, yang disebut-sebut para kritikus akan menjadi lawan yang berat dalam ajang perebutan Oscar.

Di film ini, Ben Affleck berperan sebagai Tony Mendez, agen CIA yang masuk ke Iran di tengah tingginya protes anti-Amerika. Mendez datang untuk menyelamatkan enam diplomat serta melarikan diri dari warga Iran yang mengambil alih Kedutaan Besar Amerika Serikat di Iran pada masa Revolusi Iran.

Berkat bantuan pemerintah Kanada, Mendez berhasil menyamarkan para diplomat itu menjadi anggota kru film Kanada yang tengah melihat-lihat lokasi shooting film fiksi ilmiah yang berjudul Argo.

Dalam film ini, Affleck berperan sebagai pemain sekaligus sebagai sutradara dan salah satu produser. Para kritikus memproyeksikan film ini akan dinominasikan dalam ajang Oscar, termasuk nominasi untuk penghargaan Film Terbaik, Aktor Terbaik, dan Sutradara Terbaik.

Affleck, 40 tahun, tak hanya dikenal sebagai aktor, tetapi juga sutradara dan penulis naskah yang cerdas.

Pada 1997, bekerja sama dengan sahabatnya Matt Damon, keduanya melahirkan naskah film yang hebat, yakni Good Will Hunting. Mereka berhasil meraih penghargaan Academy Award (Oscar) untuk Best Original Screenplay. Keduanya juga bermain dalam film itu.

Pada 2007, ia kembali menulis naskah dan menyutradarai film Gone Baby Gone. Pada 2010, suami dari artis Jennifer Garner ini juga menulis naskah dan menyutradarai film The Town.

Tak hanya menjadi pemain film, menulis naskah, dan menyutradarai saja, Affleck pun ikut menjadi produser dalam beberapa film, seperti Gone Baby Gone.

Menurut Hollywood.com Box-Office, pekan ini Argo dari Time Warner Inc, Warner Bros, berhasil memperoleh pendapatan kotor US$ 20,1 juta. Boxoffice.com memperkirakan dalam pembukaan pemutarannya pekan ini, film Argo bakal meraup US$ 15,3 juta.

“Dalam pekan-pekan ke depan, masih banyak potensial bisnis lainnya,” kata Gitesh Pandya, Editor of BoxOfficeGuru.com, dalam wawancara lewat telepon. “Film ini salah satu yang berpotensi untuk meraup US$ 100 juta pada akhir pekan ini.”

REUTERS | BLOOMBERG BUSINESSWEEK | WIKIPEDIA | GRACE S. GANDHI



Terpopuler:
Baim Trio Memikat di Jakarta Blues Festival

Torehan Rudy Atjeh di Kedai Kebun Yogyakarta

Taken 2: Film Paling Top Dua Pekan Ini

Memburu Keindahan Yogyakarta Lewat Lomba Foto

Pesta Musik Blues Digelar di Jakarta Hari Ini

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X