23 Jenderal Polisi Naik Pangkat

23 Jenderal Polisi Naik Pangkat

Wagub Akpol Lemdikpol Brigjen Pol Drs. Sriyono, Msi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo mengukuhkan kenaikan pangkat sebanyak 23 perwira tinggi di jajaran Markas Besar Kepolisian. Sebanyak delapan di antaranya berpangkat bintang dua alias inspektur jenderal, sisanya bintang satu.

Timur mengatakan proses pengukuhan tersebut adalah hal yang lumrah karena ada perwira yang pensiun maupun pindah tugas. "Saya kira itu berjalan seperti biasa. Artinya ada yang pensiun sehingga proses mekanisme terus berjalan," kata dia usai pengukuhan di Mabes Polri, Selasa pagi, 16 Oktober 2012.

Acara pengukuhan digelar di Ruang Pertemuan Utama Markas Besar Polri. Mereka yang berpangkat inspektur jenderal adalah Edi Kusumah (Widyaiswara Sekretaris Pimpinan), Benny Jozua Mamoto (Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional), dan Sulistyiono (Inspektur Utama BNN).

Selain itu, beberapa orang naik pangkat pula menjadi inspektur jenderal, yakni Vincentius Sambudiyono (Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN), Muhammad Rum Murkal (Widyaiswara Utama Sekretaris Pimpinan), Arif Wachyunadi (Sahlisospol Kapolri), Nicolaus Eko Riwayanto (Sekretaris Utama BNN), dan Suhardi Alius (Kepala Divisi Humas).

Adapun yang berpangkat brigadir jenderal adalah Erlangga Sutan Lubis (Karopal Ssarpras), Pinhar P.H. Sitompul (Karorenmin Inspektorat Pengawasan Umum), Deddy Suryadi (Direktur Pembinaan Masyarakat Baharkam), Saput (Deputi Koordinasi Pengamanan Kerja Sama dan Keamanan Negara Menkopolhukam), Dewa Bagus Made Suharya (Karobekum Ssarpras), Krido Sudibyio (Karowabprof Divisi Propam), dan Sriyono (Wakil Gubernur Akademi Polisi).

Kemudian Endang Sunjaya (Kepala Biro Provos Divisi Propam), Husen Hamidi (Wakil Kepala Polda Aceh), Imam Budi Supeno (Direktur Polisi Air Baharkam), Satria Firdaus Maseo (Kepala Pusat Penyiapan Kebijakan Kamla Bakorkamla Menkopolhukam), Widiyanto Pusoko (Asisten Deputi Koordinasi Organisasi Masyarakat Sipil Menkopolhukam), Agung Budi Maryoto (Wakil Kepala Korlantas), dan Didi Agus Mintadi (Karumkit Bhayangkara).

RUSMAN PARAQBUEQ



Terpopuler:
Soal Simulator, Puluhan Penyidik Polri Datangi KPK

Penyidikan Rekening Gendut Terhenti Faktor Rahasia

Yuri Siahaan, Penyidik KPK Target Kedua Polri

Jokowi Dilantik, Foke Panen Pujian

Dua Polisi Diduga Hilang di Sarang Teroris

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
KAMI MENANTI JENDERAL2 YANG TULUS MENGABDI UNTUK BANGSANYA, BERSIH, JUJUR, CERDAS DAN TEGAS. KAMI MENDUKUNG YANG DEMIKIAN PASTI
1
2
Selamat bekerja Jenderal, kami menantikan pengabdianmu. Kami adalah orang-orang yang berpenghasilan jauh lebih kecil dari anda sekalian.
0
0
mari-mari
2
11
Buat jutaan rakyat di Indonesia, 23 Jenderal Polisi naik pangkat lagi itu gak penting, silahkan saja. Jika perlu, 260 orang Jenderal Polisi yang sudah ada saat ini, dinaikkan semua pangkatnya menjadi Jenderal Besar (seperti almarhum Jenderal Besar Soeharto), bintangnya jangan 4 (kurang banyak), kasih bintang 7 atau 9, biar makin serem dan berwibawa. Tapi, lagi-lagi itu gak penting buat jutaan rakyat Indonesia, yang terpenting adalah : bagaimana Kepolisian RI dapat menjamin perlindungan, pengayoman, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan nasib masyarakat, bangsa dan negara seperti sudah tertera di dalam UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Itu yang paling penting bagi mayoritas bangsa Indonesia.
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X