Teten Masduki Siap Jadi Calon Gubernur Jabar

Teten Masduki Siap Jadi Calon Gubernur Jabar

Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII), Teten Masduki, TEMPO/Seto Wardhana.

TEMPO.CO, Bandung - Aktivis antikorupsi Teten Masduki mengatakan siap dipinang menjadi calon Gubernur Jawa Barat oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. "Yang mencalonkan saya dari PDIP Jawa Barat. Hari ini sedang dibahas di Jakarta dan mudah-mudahan saya yang diberi mandat untuk melakukan perubahan di Jawa Barat," ujarnya seusai menghadiri sebuah acara di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Kamis, 18 Oktober 2012. 

Teten juga mengungkapkan harapan utamanya untuk dipilih sebagai calon gubernur dan bukan calon wakil gubernur. Hal itu, kata dia, sesuai harapan sejumlah kolega dan kelompok warga yang mendorongnya untuk maju sebagai calon. 

"Harapan menjadi Jabar 1 memang cukup masuk akal karena untuk melakukan perubahan harus punya kekuasaan yang cukup,"katanya. "Saya juga sudah jelaskan bahwa misi saya adalah perubahan. Kalau PDIP memang mau perubahan di Jawa Barat, saya sanggup."

Teten pun mengakui kemungkinan PDIP memilih kadernya sendiri, seperti Rieke Dyah Pitaloka atau kader lain, sebagai calon Jabar 1. Jika itu terjadi, mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch ini akan membuat pertimbangan khusus.

"Pertimbangan itu bisa saja saya tidak jadi ambil bagian," katanya. "Tapi kami tidak bicara soal itu dulu sekarang. Kita tunggu saja dulu hasil pembicaraan di PDIP pusat."

Adapun soal keinginan Partai Gerindra mengusung dia sebagai calon gubernur, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia ini pun mengaku tetap mempertimbangkan hal itu. Hanya, Teten menyarankan Gerindra membicarakan dukungan tersebut dengan PDIP karena dia sudah lebih dulu melakukan pembicaraan dengan PDIP dan Rieke Dyah. "Bukan kewenangan saya menentukan koalisi," katanya. 

ERICK P. HARDI


Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
lanjutkan benahi jabar
Wajib Baca!
X