Mengapa Umur Komodo Betina Lebih Pendek?

Mengapa Umur Komodo Betina Lebih Pendek?

Pengrajin ukiran kayu di pulau Komodo, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, (9/7). TEMPO/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Misteri di balik umur komodo akhirnya terkuak. Komodo betina diketahui hanya berumur separuh dari komodo jantan. Rata-rata umur komodo betina adalah 31 tahun, sedangkan komodo jantan dua kalinya.

"Tuntutan fisik pada individu betina memangkas usia harapan hidup mereka," kata Tim Jessop, seorang zoolog dari Universitas Melbourne, Australia, kemarin. Tuntutan fisik itu antara lain membangun sarang dan melindungi telur.

Jessop dan timnya mempelajari 400 individu komodo (Varanus komodoensis) dari tahun 2002 sampai 2010. Reptil raksasa ini sangat endemik. Mereka hidup alami di wilayah timur Indonesia, yakni di Pulau Komodo, Rinca, dan Gili Motang, di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tim peneliti menemukan, komodo jantan dan betina memiliki ukuran tubuh yang sama hingga mencapai kematangan seksual, sekitar usia 7 tahun. Sejak saat itu, individu betina tumbuh lebih lambat. Panjang tubuhnya hanya sekitar 1,2 meter dengan berat 22 kilogram. Pada saat bersamaan, komodo jantan bisa tumbuh sampai 1,6 meter dengan bobot 65 kilogram.

"Perbedaan ukuran tubuh berdasarkan jenis kelamin tampaknya terkait dengan kegiatan individu betina yang mengeluarkan banyak energi saat memproduksi telur serta membangun dan menjaga sarang," kata Jessop, yang menerbitkan penelitiannya dalam jurnal PLoS ONE.

Komodo betina dewasa biasa menjalani kesibukan "rumah tangga" ini sembari puasa. Padahal kegiatan itu bisa memakan waktu hingga enam bulan. Inilah yang membuat komodo betina kehilangan banyak berat badan sehingga kondisi tubuhnya melemah.

Jessop mengatakan bahwa perbedaan tingkat pertumbuhan komodo jantan dan betina merupakan bentuk adaptasi evolusioner guna memastikan keberhasilan reproduksi. Individu betina mulai menempatkan semua energi untuk tugas-tugas keibuan begitu mereka mencapai kematangan seksual.

Sedangkan yang jantan lebih banyak menyimpan energi untuk membesarkan tubuh. Ukuran tubuh menjadi penting karena komodo jantan bertubuh besar bakal lebih unggul saat bersaing memperebutkan betina, makanan, dan wilayah dengan komodo jantan lain.

Menurut Jessop, temuan ini mungkin tampak aneh bagi manusia. Ia membandingkan dengan usia harapan hidup pria dan perempuan Australia yang berbeda lima tahun. "Tapi setiap spesies memiliki strategi yang berbeda saat mewariskan gen mereka," katanya.

Komodo termasuk satwa yang terancam punah. Saat ini, diperkirakan hanya ada 350 individu betina yang matang seksual dari 5.000 individu komodo yang tersisa di alam liar. "Kematian dini komodo betina memperburuk persaingan antarpejantan. Ini dapat meningkatkan dimorfisme seksual komodo," ujar Jessop.

LIVESCIENCE | MAHARDIKA SATRIA HADI

Berita Terpopuler

Didukung Dahlan, Jokowi Urus Monorel Hingga Kopaja

Begini Proyek Monorel Joko Widodo

Kronologi Penganiayaan Versi Nikita Mirzani

Pengusaha Minta Jokowi Berantas Pungutan Liar
Mahasiswa Serang Polisi, Pamulang Mencekam
Nikita Mirzani Berusaha Menghubungi Olivia


 


 


 



Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X