Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyu 215 Juta Tahun Ditemukan di Tempat Sampah

Editor

Erwin prima

image-gnews
Fosil cangkang Kura-kura yang ditemukan di Polandia . dailymail.co.uk
Fosil cangkang Kura-kura yang ditemukan di Polandia . dailymail.co.uk
Iklan

TEMPO.CO, Warsawa - Pengujian terhadap fosil cangkang kura-kura yang ditemukan di sebuah tempat sampah Polandia pada 2008 mengkonfirmasi temuan itu sebagai temuan palaeontolog tertua dan paling lengkap.

Kura-kura itu diduga berusia 215 juta tahun. Para ahli mengatakan cangkang itu dapat memberikan petunjuk berharga untuk memecahkan teka-teki asal-usul reptil purba yang dihormati berbagai kultur di dunia itu.

Fosil itu ditemukan Tomasz Sulej, seorang palaeobiolog. Firasat Sulej membawanya ke sekitar tempat pembuangan sampah dekat Kota Poreba pada September 2008. Wilayah itu dikenal sebagai Jurassic Polandia. "Malaikat pelindung membawa saya ke sini," ujarnya.

Kegembiraanya muncul hanya 15 menit setelah menggali fosil penyu. Journal of Vertebrate Paleontology dan National Geographic Polska baru-baru ini menerbitkan rincian penemuan itu.

"Fosil penyu dari masa akhir Triassic sangat langka. Ada sekitar delapan tempat di Bumi yang mungkin untuk menemukan mereka. Dan di sini, di Polandia, kami telah menggali koleksi paling tua dan lengkap," kata Dr Sulej. "Menemukan sesuatu yang telah terpendam di lumpur selama 215 juta tahun itu seperti membawanya kembali hidup."

Fosil penyu dengan usia serupa juga ditemukan di Jerman. Namun, temuan di Polandia juga menemukan cangkang bersama leher, ekor tulang belakang, serta tulang tungkai yang unik. "Kami telah menemukan dua spesies, termasuk satu yang tidak diketahui," kata Dr Sulej.

Tim telah mengidentifikasi seekor kura-kura jenis Proterochersis serupa dengan fosil Proterochersis robusta yang ditemukan di Jerman. Sedangkan fosil yang kedua tampaknya berasal dari spesies lebih kecil yang belum diketahui.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Daerah tempat penemuan yang terjal dan indah itu dibentuk pada era Jurassic dan terkenal dengan cadangan batubaranya. Penemuan Dr Sulej itu menyusul penemuan spesies dinosaurus berusia 200 juta tahun di sekitar Lisowice, Polandia, pada 2006-2007.

Kura-kura dianggap mahluk paling kuno. Kura-kuradiperkirakan telah berevolusi dari Procolophons, jenis parareptile yang hidup di periode Permian hingga 300 juta tahun yang lalu.

Odontochelys semitestace berusia 220 juta tahun yang ditemukan di Cina pada 2008 telah digolongkan oleh para ahli sebagai nenek moyang kura-kura. Seperti kura-kura, ia punya cangkang perut. Namun, jenis ini memiliki gigi dan tidak memiliki cangkang atas penuh.

Menurut Dr Sulej, tes DNA pada penyu zaman modern menduga kura-kura terkait dengan buaya.

DAILYMAIL | ERWIN Z

Berita lain
Nenek Penyebab Manusia Panjang Umur 

Harga Mahal, iPad Mini Bakal Sulit Terjual? 

Apple Luncurkan MacBook Pro Layar Retina 

Spesies Baru Kumbang Tanpa Kepala Ditemukan

Babak Baru Pencarian Alien  

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cari Durian Jatuh, Mahasiswa KKN Unpad Temukan Fosil Gastropoda dan Pelecypoda

1 Februari 2024

Kolase foto dua jenis fosil Gastropoda atau siput (kiri) dan Pelecypoda atau kerang (kanan) yang ditemukan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) di pelataran rumah warga di Pangandaran. (Dok. Unpad)
Cari Durian Jatuh, Mahasiswa KKN Unpad Temukan Fosil Gastropoda dan Pelecypoda

Penemuan fosil tersebut menjadi bekal untuk akademisi dalam melakukan penelitian lanjutan terkait keberadaan fosil satwa purba di Pangandaran.


6 Pengalaman Menarik di American Museum of Natural History

10 November 2023

American Museum of Natural History, di New York, Amerika Serikat. Unsplash.com/Aditya Vyas
6 Pengalaman Menarik di American Museum of Natural History

American Museum of Natural History merupakan museum sejarah alam terbaik di dunia.


Studi Baru Klaim Nenek Moyang Manusia dan Kera Muncul di Eropa, Bukan di Afrika

4 September 2023

Nenek moyang kera dan manusia yang baru diidentifikasi, Anadoluvius turkae. (Kredit gambar: Sevim-Erol, A., Begun, D.R., Szer, .S. dkk., Universitas Toronto, EurekAlert)
Studi Baru Klaim Nenek Moyang Manusia dan Kera Muncul di Eropa, Bukan di Afrika

Dalam studi baru tersebut, para peneliti menganalisis fosil kera yang baru diidentifikasi dari situs orakyerler berusia 8,7 juta tahun di Anatolia.


Ekskavasi PATI V di Situs Manyarejo Sragen Temukan Artefak dan Fosil Fauna Berusia 800 Ribu Tahun

8 Agustus 2023

Sejumlah artefak ditemukan di lokasi ekskavasi dalam kegiatan PATI V yang dilaksanakan di kawasan Situs Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, 1-8 Agustus 2023. Foto diambil Selasa, 8 Agustus 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Ekskavasi PATI V di Situs Manyarejo Sragen Temukan Artefak dan Fosil Fauna Berusia 800 Ribu Tahun

Artefak tulang dan fosil yang ditemukan merupakan hasil dari kegiatan ekskavasi di lokasi Edukasi dengan membuka 1 Trench dan 1 kotak ekskavasi.


BPSMP Sangiran Identifikasi Temuan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 2 Meter

3 Agustus 2023

Sejumlah petugas dari BPSMP Sangiran saat melakukan menggalian penyelamatan penemuan fosil di Dukuh Ngebung, RT 4 RW 2, Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
BPSMP Sangiran Identifikasi Temuan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 2 Meter

BPSMP menduga usia fosil tersebut sekitar 800 tahun berdasarkan kedalaman lapisan tanah.


Kemenko Marves Bantah Sumber Energi Fosil jadi Penyebab Elon Musk Tak Kunjung Berinvestasi di Indonesia

1 Agustus 2023

Sebelumnya, Elon Musk kerap dinobatkan sebagau orang terkaya di dunia. Kini pada 2023, ia kembali dinobatkan sebagai orang terkaya oleh Media Economic Times, tetapi dengan kekayaan yang menurun dari tahun sebelumnya sebesar 15,7 miliar USD. Elon Musk merupakan pemilik perusahaan agensi luar angkasa, SpaceX yang didirikan pada 2002 dengan nilai perusahaan sebesar 127 miliar USD. Selain mendirikan SpaceX, Elon Musk juga memiliki beberapa perusahaan lainnya seperti Tesla dan Boring Company. REUTERS
Kemenko Marves Bantah Sumber Energi Fosil jadi Penyebab Elon Musk Tak Kunjung Berinvestasi di Indonesia

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menanggapi kabar batalnya Tesla--perusahaan milik Elon Musk berinvestasi di Tanah Air.


Bidik 50 Ribu Unit Konversi Motor Listrik di Tahun Ini, Menteri ESDM: Insya Allah

28 Juli 2023

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif usai menghadiri Indonesia EBTKE Conex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 12 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Bidik 50 Ribu Unit Konversi Motor Listrik di Tahun Ini, Menteri ESDM: Insya Allah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif optimistis target 50 ribu unit sepeda motor konversi terealisasi hingga akhir tahun.


Ilmuwan Temukan Fosil Gajah Purba Berusia 5,5 Juta Tahun di Florida AS

14 Juni 2023

Penemuan fosil gajah purba, mammoth, di lahan pembangunan bandara baru Meksiko. Foto: Facebook/Vagando con Mafedien
Ilmuwan Temukan Fosil Gajah Purba Berusia 5,5 Juta Tahun di Florida AS

Sebelum ditemukan di Florida AS, fosil gajah purba itu sebenarnya sudah pernah ditemukan di Montbrook pada masa lalu.


Museum Geologi Bandung Sokong Pembuatan Museum Situs Fosil di Daerah

11 Juni 2023

Replika hasil rekonstruksi fosil kura-kura purba dari Sumedang di Museum Geologi Bandung. (Dok.Museum Geologi)
Museum Geologi Bandung Sokong Pembuatan Museum Situs Fosil di Daerah

Rencananya, Museum Geologi Bandung akan bekerja sama pembuatan museum situs itu akan dijalin dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.


Museum Geologi Pamerkan Replika Fosil Kura-kura dan Gading Berumur 1 Juta Tahun

11 Juni 2023

Replika hasil rekonstruksi fosil gading gajah dari Sumedang di Museum Geologi Bandung. (Dok.Museum Geologi)
Museum Geologi Pamerkan Replika Fosil Kura-kura dan Gading Berumur 1 Juta Tahun

Tim Museum Geologi melakukan penyelidikan dan konservasi temuan fosil di Sumedang pada 2017 saat ditemukan fosil gading gajah.