Sejumlah pengunjung menikmati suasana Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu, Kab. Bandung, Jabar, Jumat (24/8). ANTARA/Fahrul Jayadiputra

Sejumlah pengunjung menikmati suasana Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu, Kab. Bandung, Jabar, Jumat (24/8). ANTARA/Fahrul Jayadiputra

Bandung Kebanjiran Turis

TEMPO.CO , Bandung: Di masa liburan panjang dan Lebaran Haji akhir pekan ini, Bandung kebanjiran turis lokal dan asing. Hampir seluruh hotel mulai kelas melati sampai berbintang rata-rata telah terisi 90 persen.

“Mereka menginap sejak Jumat hingga Minggu,” kata Ketua Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muhtar, Kamis, 25 Oktober 2012.

Menurut Herman, umumnya pemesanan kamar hotel di Bandung sejak 1-2 pekan sebelumnya. “Mereka tahu kalau long weekend di Bandung susah cari hotel,” katanya.

Begitu pula hotel-hotel di luar Bandung, seperti di lokasi wisata Pantai Pangandaran. Walau tarifnya melonjak dua kali lipat, kata dia, hotel-hotel di sana relatif penuh.

Tarif hotel di Bandung juga terkerek di masa libur panjang. Menurut Humas Hotel Aston Braga, Marlya, tarif kamar hotel dari biasanya sekitar Rp 600 ribu menjadi sekira Rp 800 ribu per hari. Sedangkan kondotel untuk keluarga menjadi Rp 1,3 juta dari harga biasa Rp 900 ribu per malam.

“Dari total 160 kamar, 90-95 persen terisi dari Jumat hingga Minggu,” ujarnya.  Kebanyakan turis berasal dari Jakarta, juga Malaysia.

Berdasarkan data Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung, jumlah hotel kini sedikitnya ada 250 unit dengan total 11 ribu  kamar. Membanjirnya turis yang menginap di hotel, kata Herman, meningkatkan sektor pariwisata daerah. Apalagi di Bandung, khususnya, saat ini terjadi perang tarif kamar di hari kerja (weekdays). “Sampai ada biro perjalanan turis yang menyebutkan tarif hotel di Bandung paling murah di dunia,” katanya.

Kondisi seperti itu, ujar Herman, di satu sisi bagus karena bakal lebih banyak menarik wisatawan datang ke Bandung. Namun perang tarif juga harus sesuai kelas hotel.  “Saya sudah dapat keluhan ada hotel bintang lima yang tarifnya Rp 450 ribu per hari,” katanya.

Akhir bulan ini, PHRI akan membahas perang tarif itu dengan pengelola hotel berbintang 5 di Bandung.

ANWAR SISWADI

Berita lain:
Hambatan Ide Kampung Susun Jokowi

Alfred Ridl Gagal Jadi Pelatih Kepala Timnas

Dahlan Iskan Siap Jelaskan Dugaan Korupsi PLN 

Nasib GKI Yasmin Masih Tak Menentu 

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Janda Thiolina