Lawan Arsenal, Tottenham Berharap pada Adebayor

Lawan Arsenal, Tottenham Berharap pada Adebayor

Emmanuel Adebayor. REUTERS/Stefan Wermuth

TEMPO.CO, London - Memainkan hati kembali menjadi salah satu senjata yang digunakan Andre Villas-Boas. Pekan lalu, saat Tottenham Hotspur bertarung melawan Manchester City, pelatih asal Portugal itu menurunkan striker asal Togo, Emmanuel Adebayor. Penyerang jangkung itu berhasil menggusur Jermaine Defoe, yang biasanya mendapat jatah starter.

Villas-Boas berharap motivasi Adebayor, yang pernah tergusur dari City, bisa membuat tim mengalahkan klub itu. Meski gagal—Spurs kalah 1-2 oleh City—guna menghadapi pertandingan Derby London melawan Arsenal, Villas-Boas kembali memainkan hati Adebayor. Dia memang punya sejarah dengan Arsenal.

Adebayor merupakan salah satu bintang temuan Arsene Wenger, yang berhasil menggantikan sosok Nwanko Kanu. Namun, pada 2009, dia dijual ke Manchester City. Ternyata dia tidak terlalu menyukai kepindahannya itu.

Dalam pertandingan melawan Arsenal di Emirates pada September 2009, Adebayor melakukan selebrasi di depan para pendukung Arsenal. Melawan Arsenal selalu menimbulkan motivasi buat dia. Saat membela Spurs, Adebayor selalu tampil bagus. Dua kali membela Spurs, ia selalu menyumbangkan gol, yakni saat mereka menang 2-1 dan kalah 2-5.

“Pertandingan ini sangat penting. Saya kira penting memainkan motivasi individu untuk menghadapinya. Itu sebabnya kami memasang Adebayor seperti yang kami lakukan saat melawan City pekan lalu,” kata Villas-Boas.

Villas-Boas tengah berjudi. Masalahnya, kehadiran Adebayor, yang diharapkan memberikan perlawanan, bisa juga berbalik. “Memang bisa juga menimbulkan efek negatif buat tim,” katanya.

Dalam pertandingan yang akan digelar nanti malam di Emirates, Spurs kehilangan beberapa pemain penting, seperti Jermaine Defoe, Kyle Walker, dan Aaron Lennon, yang mengalami cedera hamstring. Sedangkan pemain Belgia, Mousa Dembélé, dipastikan tidak bisa diturunkan menyusul cedera pinggang yang dideritanya.

Di kubu Arsenal, manajer Arsene Wenger tengah dilingkupi kegembiraan. Dua pemainnya, Jack Wilshere dan Carl Jenkinson, tampil bersinar saat membela Inggris melawan Swedia. “Mereka berdua bermain dengan baik. Semoga bisa menjadi motivasi dalam pertandingan di Liga,” katanya.

Namun sebaliknya, Wenger khawatir terhadap kebugaran Santiago Cazorla, yang Rabu lalu ikut membela Spanyol dalam pertandingan persahabatan melawan Panama. Apalagi, untuk menjalani laga itu, dia harus menempuh perjalanan selama 20 jam.

“Saya percaya dia tidak membutuhkan pertandingan itu. Dia malah sudah kelebihan bermain. Dia semestinya bisa punya waktu beristirahat.” Wenger hanya berharap Cazorla bisa fit dalam pertandingan ini.

Pertandingan Arsenal melawan Hotspur kali ini teramat istimewa karena bertepatan dengan peringatan 125 tahun pertemuan mereka. Saat itu, Arsenal, yang baru terbentuk setahun sebelumnya, bertanding melawan Spurs—yang berdiri lima tahun sebelumnya. Pertemuan itu menjadi Derby London yang pertama.

GUARDIAN | INDEPENDENT | DAILYMAIL | ARSENAL.COM | IRFAN

Berita lain:
Arthur Irawan Kagok di Latihan Pertama Timnas

Keputusan Unik Nilmaizar dalam Sesi Latihan Timnas

Timnas Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Diego

Ferguson: MU Tak Bergantung pada Van Persie

Raheem Sterling Minta Naik Gaji

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X