Djoko Susilo Akan Ditahan? Coba Saja Kalau Berani

Djoko Susilo Akan Ditahan? Coba Saja Kalau Berani

Irjen Pol. Djoko Susilo ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo, kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus alat ujian simulator surat izin mengemudi hari ini, Senin, 3 Desember 2012. Rencananya, ia hadir sekitar pukul 09.00-10.00.

Meski kabar mengenai rencana penahanan sang jenderal seusai diperiksa berembus kencang, Djoko tak pernah khawatir. Bahkan tim kuasa hukumnya yakin betul bahwa KPK tak akan berbuat lebih jauh selain memeriksa kliennya. “Ditahan? Coba saja kalau berani. Jangan hanya bicara,” ujar Federich saat dihubungi Tempo, Ahad, 2 Desember 2012.

Pemeriksaan Djoko hari ini merupakan yang kedua kalinya. Pemeriksaan pertama terhadap bekas Gubernur Akademi Kepolisian yang menjadi tersangka kasus korupsi proyek senilai Rp 196 miliar itu dilakukan KPK pada 5 Oktober lalu. Ia diperiksa selama delapan jam sejak pukul 09.00 hingga 17.40.

Pemeriksaan Djoko yang pertama pada awal bulan Oktober itu berbuntut kehebohan. Kantor KPK tiba-tiba dikepung aparat kepolisian, di antaranya datang dari Kepolisian Daerah Bengkulu. Mereka hendak menjemput Komisaris Novel Baswedan, penyidik KPK yang juga ketua tim satuan tugas kasus simulator.

Oleh kepolisian Bengkulu, Novel tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan warga yang diduga mencuri sarang walet di Bengkulu. Ironisnya, perkara itu terjadi pada 2004, yang kembali dibuka oleh polisi bertepatan saat KPK mengusut kasus simulator.

Perang dingin KPK-Kepolisian soal penanganan kasus simulator terus berlanjut beberapa hari kemudian. Polemik tersebut mulai reda saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato pada 8 Oktober 2012. Presiden SBY berpesan agar Polri menyerahkan kasus simulator SIM kepada KPK.

Untuk pemeriksaan hari ini, KPK yakin tak akan ada insiden pengepungan lagi oleh pihak kepolisian. Ketua KPK Busyro Muqoddas menegaskan, tidak ada pengamanan khusus menjelang pemeriksaan terhadap Djoko. “Insya Allah, aman-aman saja,” ujarnya.

Ditanya soal rencana penahanan, Busyro enggan menanggapinya. Ia bungkam seperti halnya juru bicara KPK, Johan Budi S.P. “Yang jelas, Djoko dipanggil sebagai tersangka,” kata Johan.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini, yaitu Djoko Susilo, Didik Purnomo, Budi Susanto, dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo Bambang, yang sudah ditahan di Rumah Tahanan Kebun Waru, Bandung.

FRANSISCO ROSARIANS | TRI SUHARMAN | SUNDARI | SUKMA

Berita terpopuler lainnya:
Indonesia Jadi Tuan Rumah Miss Universe

ITB Siap Kembalikan Uang Rp 10 Miliar ke Mahasiswa

Jangan Pernah Lakukan Ini di Korea Selatan

Prancis Punya Masjid Gay Pertama

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
1
Gayus waktu ditahan di Tahanan Brimob Kelapa Dua bisa keluar dan jalan-jalan, apa yakin yang ini tidak keluar dan jalan-jalan ?
3
5
KORUPTOR2 MENSENSARAKAN RAKYAT.KORUPTOR2 HARUS DIHUKUM SE-BERAT2NYA. Assalamu''''alaikum wrwb. Saya pembaca TEMPO dr Amerika sangat sedih membaca berita KORUPSI dimana mana sampai kepada institusi PENEGAK HUKUM. Sangat menyedihkan dan sangat berbahaya sekali. Tahun 2011.1.2 trillion rupiah uang rakyat yang di curi oleh Koruptor2. Tahun 2012 akan lebih besar.....!! Sekiranya uang tersebut di gunakan untuk menyekolahkan anak2 jalanan di bawah umur tentu ALLAH akan merahmati bangsa Indonesia ini. Marilah kita bersama sama menyokong tujuan KPK untuk membrantasi korupsi di Indonesia yang sudah sangat berbahaya untuk generasi berikutnya. MARI BELAJAR DARI BANGSA JAPAN YANG SUKSES MEMPERKECIL KORUPSI. LOOK TO THE EASY AND LEARN FROM JAPAN. MEMBERIKAN BONUS KEPADA SEMUA PEKERJA2 DARI ATAS SAMPAI TINGKAT BAWAH SETIAP 6 BULAN SEKALI. ALASAN GAJI KECIL UNTK KORUPSI TIDAK BERLAKU LAGI. KARENA MEREKA MERASA MEMILKI DAN MENDAPAT SEBAHAGIAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN. Lanjutkan di sini; http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/japaness-bonus.html If we love each other,we can achieve a big work. WITH LOVE.
0
0
Lebih baik tidak usah diberitakan; hanya bikin gaduh: banyak guruh bergelegar tanpa hujan
Wajib Baca!
X