Obat Diabetes Berkhasiat Lawan Kanker Ovarium

Obat Diabetes Berkhasiat Lawan Kanker Ovarium

Metformin. shuishi.org

TEMPO.CO - Metformin, obat yang biasa diresepkan dokter untuk penderita diabetes, ternyata memiliki fungsi ganda untuk mencegah terjadinya kanker ovarium. Para peneliti dari Mayo Clinic menyebutkan, pasien kanker ovarium yang juga menderita diabetes dapat hidup lebih lama dibanding pasien kanker lainnya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan bertahun-tahun terhadap pasien kanker ovarium inilah, para peneliti menyimpulkan bahwa penderita kanker ovarium yang mengkonsumsi obat diabetes Metformin berpotensi untuk memproduksi hormon anti-kanker dalam tubuhnya.

"Kami memiliki kesimpulan bahwa Metformin dapat menyebabkan aktivitas anti-kanker dalam tubuh, dan dunia telah melaporkan hubungan antara asupan Metformin dan efek perlindungan terhadap kanker selama bertahun-tahun," ujar ginekolog dari Mayo Clinic, Sanjeev Kumar, kepada situs berita Foxnews, Selasa, 4 Oktober 2012.

Kumar dan rekan-rekannya meneliti 239 pasien kanker ovarium, 61 di antaranya memakai Metformin. Jika dibandingkan dengan 178 pasien lain, mereka yang meminum Metformin memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dibanding 67 persen pasien yang bukan pengguna Metformin. Bahkan pasien yang menggunakan Metformin mampu bertahan hidup sampai lima tahun dibanding 47 persen dari mereka yang tidak minum obat.

Dalam pertimbangan faktor-faktor lain seperti indeks massa tubuh pasien atau tingkat keparahan kanker pasien. Pasien yang memakai Metformin empat kali lebih lama bertahan hidup daripada mereka yang tidak minum Metformin.

Menurut Kumar, Metformin menghambat wilayah perkembangan sel kanker. Metformin bahkan juga menghambat pasokan energi untuk sel. Khasiat itu berlaku terutama untuk sel-sel batang kanker dan sel induk kanker, yang dianggap sebagai mesin penumbuh kanker. Meski begitu, Kumar mengingatkan bahwa Metformin tidak digunakan khusus hanya untuk kanker ovarium. Sebaliknya, Metformin berpotensi mencegah kanker setelah digunakan secara kombinasi dengan obat perawatan ovarium yang sudah ada.

“Penelitian ini sangat menguntungkan karena bagian terbaik tentang Metformin adalah memiliki profil keamanan yang sangat baik dan telah digunakan untuk waktu yang sangat lama,” kata Kumar. "Ini adalah salah satu obat diabetes yang paling sering diresepkan. Kami sudah memiliki banyak data keselamatan untuk obat ini, dan itu disetujui FDA.”

CHETA NILAWATY | FOXNEWS

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X