Jumpa pers tiga komunitas motor gede, Harley Owners Group (HOG) Jakarta, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, dan Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia  di Bandung, Rabu (5/12). Foto: istimewa

Jumpa pers tiga komunitas motor gede, Harley Owners Group (HOG) Jakarta, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, dan Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia di Bandung, Rabu (5/12). Foto: istimewa

Komunitas Motor Besar Sepakat Bersatu Meski Beda

TEMPO.CO, Bandung -Tiga komunitas motor besar, terdiri dari Harley Owners Group (HOG) Jakarta Chapter, Biker Brotherhood MC (BBMC) Indonesia dan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) akan mendeklarasikan Unity in Diversity atau Persaudaraan dalam Keberagaman, di jalan Asia Afrika, Bandung pada Sabtu, 8 Desember 2012. HOG yang pada hari itu berulang tahun ke 14 juga akan memperkenalkan majalah HOG in Action yang dikelola oleh Tempo dan sudah setahun terbit.

“Dari hobi yang sama, mencintai motor gede, tapi dengan nama komunitas yang berbeda, kami serukan persatuan dan persaudaraan dalam keberagaman,” kata Huda Subarkah Director HOG Jakarta, saat jumpa pers di Bandung, Rabu, 5 November 2012.

Menurut Huda, sejak HOG berdiri 1998, simbol unity in diversity sesuai dengan cita-cita komunitasnya, yakni berkomitmen tinggi untuk membangun kebersamaan. “Di tengah banyaknya tawuran hanya karena persoalan sepela, kami ingin memberikan aspirasi kepada mereka, bahwa meski kita berasal dari nama komunitas berbeda, tapi kami bisa bersatu, ” ujarnya.

Acara tersebut akan melibatkan 1000 unit motor dan 300 komunitas motor Bandung yang akan mengerahkan sekitar 1800 bikers. “Dengan aktifitas berskala besar yang melibatkan banyak klub motor dengan berbagai aktivitasnya, mulai dari kegiatan sosial, menjadikan komunitas motor semakin diterima oleh masyarakat,” kata Jonni Nugroho, Ketua HDCI Bandung.

Bojoe Narbito, penasehat HOG menambahkan, begitu banyak klub-klub sepeda motor, hobi yang sama ini hanya dipisah-pisahkan oleh nama-nama klub. “Jangan sampai nama-nama yang berbeda ini membuat kompetisi negative, kita harua menyatu dalam keragaman, seperti halnya Bhinneka Tunggal Ika,” kata dia.

Menurut Jonni Nugraha, Ketua HDCI Bandung, pertemuan tiga klub motor besar ini bukanlah kali pertama. Dua tahun lalu, HDCI bersama HOG pernah touring perdana ke Pangandandaran, Jawa Barat. Disanalah mereka merasakan kebersamaan, lantas merencanakan membuat ivent besar tentang kebersamaan dalam keberagaman. Maka Unity in Diversity inilah, yang akan kita deklarasikan. Dalam perbedaan kita bisa bersatu. “Saya juga bahagia, karena diulang tahun HOG ke 14, kita juga ulang tahun majalah HOG in Action yang pertama,” ujarnya.

Ketua BBMC Budi Dalton menambahkan, dalam acara tersebut, komunitas motor itu akan menandatangi kesepakatan. “Kesepakatan bahwa meski kita berasal dari nama komunitas yang berbeda, tapi kita bersatu dalam membangun bangsa ini,” ujanya.

Acara Unity in Diversity adalah puncak dari kegiatan yang sebelumnya telah digelar oleh komunitas moge ini. Diantaranya melakukan kegiatan sosial pada akhir September 2012 di beberapa lokasi di Bandung dan sekitarnya. “Kami juga memberikan bantuan makanan, pakaian dan dana kepada korban Banjir Soreang,” katanya.

Acara pada, puncak, 8 Desember di Jalan Asia Afrika tersebut akan dahului dengan pengibaran bendera merah putih, dibuka dengan atraksi terjun payung dengan membawa poin deklarasi Unity in Diversity. Rangakaian acara Diisi dengan charity, gelar budaya, pertunjukan music, dan safety riding.

Selama acara berlangsung, menurut Komisaris Polisi Deni Agung, Wakil Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung aka nada rekayasa lalu lintas. Jalan Asia Afrika mulai dari depan hotel Preanger hingga depan kantor PLN akan ditutup. Jalan Cikapundung dan Jalan Braga juga akan ditutup.

Sehingga kendaraan yang masuk dari simpang lima ke arah Jalan Lengkong akan dimasukan ke Jalan Dalem Kaum. Jalan Dalem Kaum yang biasanya satu arah, pada hari itu akan dibuat dua arah menuju Jalan Lengkong. Kepolisian juga akan mengerahkan 75 personil. ”Kami berharap rekayasa lalu lintas ini, akan menjadi panduan warga saat berpergian di hari Ahad,” katanya.

ENI SAENI