Kecelakaan Offroad Rengut 4 Nyawa, Polisi Selidiki

Kecelakaan Offroad Rengut 4 Nyawa, Polisi Selidiki

AP/Laurent Cipriani

TEMPO.CO, Malang - Kepolisian Resor Malang menurunkan tim identifikasi guna menyelidiki penyebab kecelakaan peserta off road yang merenggut empat nyawa sekaligus pada Ahad kemarin. Tim identifikasi menuju lokasi Sungai Barek di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

"Petugas melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi," kata Kepala Kepolisian Sektor Gedangan, Ajun Komisaris Z Daud Patty, Senin, 10 Desember 2012.

Salah seorang saksi adalah Ketua Panitia Majapahit Offroad Adventure (MOA), Rio Wibisono, warga Gayung Kebonsari, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. Rio menjalani pemeriksaan di kantor polisi hingga dinihari. Namun, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Polisi menyita barang bukti sebuah mobil Ford Ranger berpelat nomor N 9432 R di Kepolisian Resor Malang. "Penyelidikan sementara, korban diduga keluar jalur," katanya. Meskipun panitia menandai penunjuk arah menuju jalur offroad, mobil terguling masuk ke dalam Sungai Barek sedalam dua meter. Korban tak bisa diselamatkan karena pintu mobil dalam keadaan terkunci.

Jenazah keempat korban telah diberangkatkan ke masing-masing rumah duka. Atas permintaan keluarga, korban tak menjalani otopsi. Keluarga korban menyatakan menerima kejadian sebagai musibah. "Hanya otopsi luar saja," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang, Bagyo Setiyono.

Mobil Ford Ranger yang dikemudikan Eko Gatot Riyadi, 50 tahun, warga Jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo tergelincir di Sungai Barek, Ahad, 9 Desember 2012. Penumpang adalah istri Gatot, Sri Rahayu, 50 tahun; adik Gatot, Dadang Kustriana, 45 tahun; dan adik ipar Gatot, Silvy, 48 tahun, warga Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang. Keempatnya tewas lantaran pintu mobil dalam keadaan terkunci.

MOA diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur 8-9 Desember dan bertujuan memperkenalkan wisata pantai di pesisir Jawa Timur. Rute perjalanan dari halaman Pendapa Kabupaten Malang Jalan Agus Salim Kota Malang, menyisiri pesisir selatan Malang berakhir di Pantai Sendangbiru.

EKO WIDIANTO

Berita terpopuler lainnya:

Andi Mallarangeng Terkenal Kikir

Bupati Aceng Nikahi Shinta, Pestanya Meriah

Gaya Mewah Djoko Susilo, Nunun, dan Miranda

Kemenangan Zaki Ubah Peta Politik Keluarga Atut

Mubarok Akui Partai Demokrat Semrawut

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X