Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pria India Tewas didorong ke Rel Kereta New York  

image-gnews
Sejumlah komuter menunggu di platform saat kereta melewati 40th St-Lowry St Station, di mana seorang pria tewas setelah didorong ke lintasan kereta, di New York, Amerika serikat, Jumat (28/12). AP/Seth Wenig
Sejumlah komuter menunggu di platform saat kereta melewati 40th St-Lowry St Station, di mana seorang pria tewas setelah didorong ke lintasan kereta, di New York, Amerika serikat, Jumat (28/12). AP/Seth Wenig
Iklan

TEMPO.CO, New York-Kejadian mengerikan terjadi di stasiun bawah tanah New York, Amerika Serikat. Tampak seorang perempuan sedang bergumam ketika mendorong seorang lelaki ke depan kereta yang akan melintas. Lelaki yang kemudian diidentifikasi sebagai Sunando Sen, akhirnya tewas terlindas kereta bawah tanah pada Kamis Malam, 27 Desember 2012. Kejadian ini ternyata sudah dua kalinya di kota New York dalam waktu sebulan terakhir.

Menurut seorang saksi, pria India tersebut awalnya sedang berdiri di jalur 7 tempat kereta jurusan Queens pada pukul 20.00 waktu setempat. Lalu tiba-tiba Ia didorong seorang perempuan tepat sebelum kereta melintas. Masih dari saksi yang sama, perempuan tersebut ternyata sudah mengikuti Sen dan terus bergumam dibelakangnya. Ketika kereta sudah mendekat, perempuan tersebut langsung mendorongnya.

Menurut sejumlah saksi, pria berusia 46 tahun itu tak sadar kalau perempuan di belakangnya berniat mendorongnya. Ia jatuh dan tubuhnya remuk karena ditabrak kereta. Polisi sempat kesulitan menemukan identitas sang pria. Hingga akhrinya Jumat, 28 Desember 2012 Kepolisian Kota New York berhasil menemukan identitas Sen.

Kepolisian berhasil mengidentifikasi Sen dari telepon pintarnya dan sejumlah botol pil yang dibawanya. Keluarga pria berusia 46 tahun di India pun sudah diberi tahu. Kini polisi sedang berusaha mencari perempuan yang mendorong pria malang ini.

Perempuan tersebut dilaporkan langsung melarikan diri usai mendorong Sen. Ia dideskripsikan sebagai seorang keturunan Hispanik dengan usia 20 tahunan. Tingginya sekitar 165-170 cm. Pada saat kejadian perempuan itu mengenakan jaket ski berwarna biru, putih dan abu-abu serta sepatu olahraga.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tidak jelas, apakah perempuan dan korban saling mengenal atau ada seseorang yang membantu menyelamatkan Sen. Sebab tak ada video tentang kejadian yang terjadi di Stasiun Quenss Boulevard di Sunnyside tersebut.

Pada 3 Desember lalu, pria 58 tahun bernama Ki Suck Han juga didorong ke depan kereta yang melaju di Times Square. Sebuah gambar yang dimuat di New York Post keesokan harinya tentang momen sesaat sebelum Han jatuh menjadi perdebatan masa. Sebab kenapa sang juru foto tidak membantunya, tapi justru mengambil foto. Tampaknya tak ada seorang pun yang juga mencoba menyelamatkan Han.

WSJ|CBSNEWS|DIANING SARI
berita terpopuler dunia :
Gasid Korban Pemerkosaan India Meninggal

Mantan Istri Berlusconi Terima Rp 38 Miliar/Bulan

Tewas Setelah Makan 28 Butir Telur

Internet di Cina, Tak Ada Lagi Akun Palsu

Putin Larang AS Adopsi Bayi Rusia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hasil Australian Open 2024: Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar, Kalahkan Zheng Qin Wen di Final

27 Januari 2024

Petenis Belarus Aryna Sabalenka berpose dengan pialanya setelah memenangkan Austrlian Open pada 27 Januari 2024. REUTERS/Eloisa Lopez
Hasil Australian Open 2024: Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar, Kalahkan Zheng Qin Wen di Final

Dengan menjuarai Australian Open 2024, Aryna Sabalenka memenangi dua dari tiga final Grand Slam dalam rentang waktu 13 bulan.


Hasil Australian Open 2024: Singkirkan Coco Gauff, Aryna Sabalenka Kembali Capai Babak Final

25 Januari 2024

Aryna Sabalenka dari Belarusia merayakan setelah memenangkan pertandingan semifinal melawan Coco Gauff dari AS dalam turnamen Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 25 Januari 2024. REUTERS/Eloisa Lopez
Hasil Australian Open 2024: Singkirkan Coco Gauff, Aryna Sabalenka Kembali Capai Babak Final

Lolos ke final Australian Open 2024, Aryna Sabalenka samai rekor Serena Williams.


Hasil Australian Open 2024: Coco Gauff Melaju ke Babak Kedua, Marketa Vondrousova Tersingkir

15 Januari 2024

Petenis Coco Gauff  saat melawan Anna Karolina Schmiedlova dari Slovakia saat pertandingan Australian Open. REUTERS/Edgar Su
Hasil Australian Open 2024: Coco Gauff Melaju ke Babak Kedua, Marketa Vondrousova Tersingkir

Coco Gauff akan bertemu rekan senegaranya Caroline Dolehide di babak kedua Australian Open 2024.a


Jelang Tampil di Australian Open 2024, Emma Raducanu Melihat Peluang Kembali ke Puncak

12 Januari 2024

Petenis Inggris Emma Raducanu. REUTERS/Angelika Warmuth
Jelang Tampil di Australian Open 2024, Emma Raducanu Melihat Peluang Kembali ke Puncak

Emma Raducanu akan menghadapi Shelby Rogers dari Amerika Serikat di babak pertama Australian Open 2024.


Emma Raducanu Lolos ke Babak Utama Australian Open 2024

3 Januari 2024

Aksi petenis Inggris, Emma Raducanu saat melawan petenis Prancis, Alize Cornet dalam turnamen US Open 2022 di Flushing Meadows, New York, AS, 30 Agustus 2022. Unggulan ke-11 asal Inggris itu menjadi juara bertahan AS Terbuka pertama yang kalah di babak pertama sejak Angelique Kerber dari Jerman pada 2017. REUTERS/Shannon Stapleton
Emma Raducanu Lolos ke Babak Utama Australian Open 2024

Absennya sejumlah pemain membuka tempat bagi Emma Raducanu di undian utama Australian Open 2024.


Mengenal Emma Raducanu, Petenis Inggris yang akan Berlaga di Auckland Classic

1 Januari 2024

Aksi petenis Inggris, Emma Raducanu saat melawan petenis Prancis, Alize Cornet dalam turnamen US Open 2022 di Flushing Meadows, New York, AS, 30 Agustus 2022. Unggulan ke-11 asal Inggris itu menjadi juara bertahan AS Terbuka pertama yang kalah di babak pertama sejak Angelique Kerber dari Jerman pada 2017. REUTERS/Shannon Stapleton
Mengenal Emma Raducanu, Petenis Inggris yang akan Berlaga di Auckland Classic

Emma Raducanu merasa terlahir kembali setelah pulih dari cedera. Petenis muda ini mesti rehat setelah operasi pergelangan kaki dan tangan


Lama Tenggelam Seusai Bikin Kejutan di US Open 2021, Emma Raducanu Kini Merasa Terlahir Kembali

1 Januari 2024

Emma Raducanu. REUTERS/Juan Medina
Lama Tenggelam Seusai Bikin Kejutan di US Open 2021, Emma Raducanu Kini Merasa Terlahir Kembali

Setelah 8 bulan absen, Emma Raducanu merasa bersemangat memulai musim baru yang akan diawali di ASB Classic di Auckland.


Kembali dari Cedera, Emma Raducanu Merasa Terlahir Kembali

30 Desember 2023

Aksi petenis Inggris, Emma Raducanu saat melawan petenis Prancis, Alize Cornet dalam turnamen US Open 2022 di Flushing Meadows, New York, AS, 30 Agustus 2022. Emma Raducanu gagal mengulang kejutan tahun 2021 setelah berhasil memenangkan Grand Slam dengan status sebagai petenis kualifikasi. REUTERS/Shannon Stapleton
Kembali dari Cedera, Emma Raducanu Merasa Terlahir Kembali

Emma Raducanu harus bertanding dari babak kualifikasi di Australian Open 2024.


Coco Gauff Mencorong di US Open 2023, Apa Kabar Emma Raducanu yang Menjadi Sensasi pada 2021?

18 September 2023

Emma Raducanu menjuarai turnamen bergengsi US Open 2021 di usianya yang kini 18 tahun. Ia mulai bermain tenis pada usia lima tahun dan menjadi petenis profesional pada tahun 2018. Robert Deutsch-USA TODAY Sports
Coco Gauff Mencorong di US Open 2023, Apa Kabar Emma Raducanu yang Menjadi Sensasi pada 2021?

Bulan ini, Coco Gauff menjadi sensansi dunia tenis setelah menjuarai US Open 2023. Lantas apa kabar Emma Raducanu, remaja yang juara pada 2021?


Novak Djokovic Capai Rekor 24 Gelar Margaret Court di US Open 2023: Saya Ingin Jadi Yang Terbaik

11 September 2023

Petenis Serbia Novak Djokovic berpose dengan pialannya setelah berhasil memenangkan US Open usai kalahkan Daniil Medvedev di final di Flushing Meadows, New York, 11 September 2023.REUTERS/Mike Segar
Novak Djokovic Capai Rekor 24 Gelar Margaret Court di US Open 2023: Saya Ingin Jadi Yang Terbaik

Novak Djokovic berhasil menyabet gelar US Open 2023 setelah mengalahkan Daniil Medvedev.