indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Jakarta Night Festival, dari Ondel-ondel sampai Marawis

Jakarta Night Festival, dari Ondel-ondel sampai Marawis

Sebuah kendaraan bak terbuka mengangkut Ondel-ondel saat melintasi Bundaran Indosat, Jakarta Pusat, (31/12). Ondel-ondel tersebut menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat yang merayakan pergantian malam tahun baru. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama dijadwalkan bersama-sama membuka Jakarta Night Festival pada Senin, 31 Desember 2012, pukul 21.30 WIB dari Balaik Kota, Jakarta Pusat.

Dalam pembukaan festival yang diselenggarakan dalam rangka pergantian tahun ini, Jokowi dan Basuki juga akan didampingi Satuan Kerja Perangkat Daerah. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Fadjar Pandjaitan, "Nanti beserta ibu juga akan jalan sampai Bundaran HI," kata Fadjar, Senin 31 Desember 2012.

Para pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, akan diiringi 4.000-5.000 orang yang terdiri dari penari, ondel-ondel, kelompok marawis, barongsai, dan jenis kesenian lainnya. "Ini bagian dari peserta pagelaran, dari pelajar, ada komunitas seni dan budaya juga," ujar Fadjar.

Fadjar berharap hujan tidak turun di malam tahun baru ini. Namun, ia mengatakan, acara akan tetap berlangsung meskipun turun hujan. "Hujan kan cuma air," kata dia. Fadjar melanjutkan, ia berharap Jakarta Night Festival ini bisa berlangsung tertib,

Menurut Fadjar, pada malam perayaan tahun baru ini akan ada kembang api sekitar 5 sampai 8 menit sebagai acara puncak pergantian tahun. Namun acara tersebut tetap merujuk kepada aturan Polda Metro Jaya yang melarang adanya kembang api yang meletup, "Itu kan bisa membahayakan pengunjung," kata dia. Ia mengatakan dapat bantuan kembang api dari PT. Jaya Ancol.

TRI ARTINING PUTRI

Berita terpopuler lainnya:
Cicit Pendiri Las Vegas Jadi Gelandangan

Mourinho Pergi, Madrid Incar Conte

UGM: Jokowi Bisa Adopsi Chicago Mengatasi Banjir

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X