Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Atasi Bencana, Kemenkes Cadangkan Rp 18 Miliar

image-gnews
Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma
Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Kesehatan mencadangkan anggaran Rp 18 miliar untuk mengantisipasi bencana baik alam maupun non alam. Menurut Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PKK)  Sri Henni Setiawati, anggaran ini digunakan jika anggaran pemerintah daerah sudah habis.

"Jadi jangan semua diserahkan ke pusat," kata Henni ketika ditemui di kantornya, Jumat sore, 18 Januari 2012.

Henni menjelaskan, kementerian membagi wilayah kerjanya menjadi sembilan regional untuk mempermudah dan mempercepat penanganan. Sembilan regional itu adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan.

Banjir Lamongan yang saat ini tengah melanda kota itu ditangani oleh regional Jatim. Sementara untuk bencana angin muson barat yang menerjang Nusa Tenggara Barat dan Timur ditangani oleh regional Bali.

Sedangkan, bencana angin kencang yang menerjang kampung-kampung di Maluku dan Maluku Utara ditangani Regional Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. "Sampai saat ini, anggaran masih bisa diatasi pemerintah daerah, setelah anggaran mereka habis, kami baru mengeluarkan," kata Henni.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Anggaran penanganan bencana dari pusat, kata Henni, akan diberikan dengan sistem reimburse, namun harus melewati sistem verivikasi terlebih dahulu. Biasanya anggaran ini untuk tambahan obat-obatan, perahu karet, selimut dan perlengkapan kesehatan lainnya.

Henni bersyukur sekarang ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana sehingga anggaran yang dibuat Kementerian Kesehatan bisa lebih fokus ke bidang kesehatan saat musibah. "Tapi sayangnya tidak semua daerah punya Badan Penanggulangan Bencana Daerah," kata Henni.

Awal tahun 2013, Indonesia sudah dihadang bencana di berbagai daerah. Selain di Jakarta, banjir juga dialami di Lamongan Jawa Timur, longsor di Jawa Barat dan beberapa daerah lain. Wilayah Indonesia bagian timur terkena angin kencang akibat siklon tropis Narelle yang memporak-porandakan wilayah di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku dan Maluku Utara.

SUNDARI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik

5 hari lalu

Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)
Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik

Kementerian Kesehatan mencatat hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemui di Pos Kesehatan Mudik Idulfitri 1445 H/2024 M.


3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

22 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
3 Kunci Penanganan Penyakit Ginjal Kronis Menurut Wamenkes

Wamenkes mengatakan perlunya fokus dalam tiga langkah penanganan penyakit ginjal kronis. Apa saja?


Edy Wuryanto Ingatkan Pemerintah Antisipasi Demam Berdarah

23 hari lalu

Edy Wuryanto Ingatkan Pemerintah Antisipasi Demam Berdarah

Banyak rumah sakit penuh sehingga pasien tidak tertampung. Masyarakat miskin kesulitan akses pelayanan kesehatan.


Guru Besar FKUI Rekomendasikan Strategi Memberantas Skabies

41 hari lalu

Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan IMERI-FKUI. Kredit: FKUI
Guru Besar FKUI Rekomendasikan Strategi Memberantas Skabies

Dalam pengukuhan Guru Besar FKUI, Sandra Widaty mendorong strategi memberantas skabies. Penyakit menular yang terabaikan karena dianggap lazim.


Peringatan Penyakit Tropis Terabaikan, Mana Saja Yang Masih Menjangkiti Penduduk Indonesia?

31 Januari 2024

Pasien penderita kusta di Rumah Sakit Anandaban Leprosy Mission di Lele, Nepal, 24 Januari 2015. (Omar Havana/Getty Images)
Peringatan Penyakit Tropis Terabaikan, Mana Saja Yang Masih Menjangkiti Penduduk Indonesia?

Masih ada sejumlah penyakit tropis terabaikan yang belum hilang dari Indonesia sampai saat ini. Perkembangan medis domestik diragukan.


174 Warga Gaza Tewas dalam 24 Jam

28 Januari 2024

Warga Palestina yang melarikan diri dari Khan Younis menuju Rafah, akibat operasi darat Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas di selatan Jalur Gaza, 25 Januari 2024. Setidaknya 50 warga Palestina tewas di Khan Younis dalam 24 jam terakhir. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
174 Warga Gaza Tewas dalam 24 Jam

Laporan Kementerian Kesehatan Palestina wilayah Gaza menyebut ada 174 warga Gaza yang gugur dalam serangan Israel yang masih berlanjut


Produk Alat Kesehatan Harus Punya Izin Edar agar Terjamin Aman

16 Januari 2024

Ilustrasi Pameran Alat Kesehatan/Istimewa
Produk Alat Kesehatan Harus Punya Izin Edar agar Terjamin Aman

Pastikan produk-produk terkait kesehatan, sediaan farmasi dan alat kesehatan, yang dibeli memiliki izin edar agar terjamin aman, bermutu, bermanfaat.


PB PERNEFRI: Kelebihan Garam Picu Penyakit Ginjal Kronis

15 Januari 2024

Ilustrasi garam. Shutterstock
PB PERNEFRI: Kelebihan Garam Picu Penyakit Ginjal Kronis

Kelebihan garam bisa memicu berbagai masalah kesehatan, hingga merambat kepada penyakit ginjal kronis.


Setahun setelah Legalisasi, Thailand Berencana Larang Penggunaan Ganja untuk Rekreasi

11 Januari 2024

Ilustrasi ganja.  REUTERS/Blair Gable
Setahun setelah Legalisasi, Thailand Berencana Larang Penggunaan Ganja untuk Rekreasi

Thailand sedang menampung opini publik untuk RUU terbaru yang akan melarang penggunaan ganja rekreasional.


Alodokter Lolos Uji Coba Regulatory Sandbox, Berstatus Direkomendasikan Kemenkes

8 Januari 2024

Platform kesehatan digital Alodokter meluncurkan fitur terbaru dari Alomedika bernama Alomedika eCourse, universitas daring khusus dokter pertama di Indonesia. (ANTARA/HO-Alodokter)
Alodokter Lolos Uji Coba Regulatory Sandbox, Berstatus Direkomendasikan Kemenkes

Alodokter adalah platform kesehatan digital yang digunakan lebih dari 30 juta pengguna aktif setiap bulan.