Sumbawa Rusuh, Rumah dan Pura Terbakar

Sumbawa Rusuh, Rumah dan Pura Terbakar

ANTARA/Zainuddin MN

TEMPO.CO, Bima - Kerusuhan meledak di Sumbawa. Ribuan orang mengamuk dan membakar permukiman komunitas Bali Kecamatan Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. "Belum ada korban meninggal. Namun sekitar 36 rumah dibakar. Kerugian lainnya belum tahu karena kami masih bersembunyi," kata JU, sumber Tempo di lokasi kejadian, Selasa petang, 22 Januari 2013.

Saat ini ratusan warga komunitas asal Bali telah dievakuasi ke markas Kodim dan Polres setempat. Namun, beberapa warga masih bersembunyi di rumah-rumah warga di luar Kelurahan Uma Sima. "Listrik mati, kondisi mencekam. Ada informasi pembakaran rumah akan berlanjut hingga malam nanti," ujarnya.

Menurut JU, penyerangan itu dipicu oleh isu adanya oknum polisi asal Bali berinisial K yang memperkosa seorang mahasiswi warga Desa Brang Rea, Moyo Hulu, pada Senin pagi kemarin. Tak hanya itu, ulah polisi berpangkat brigadir polisi satu (Briptu) tersebut mengakibatkan korban tewas.

Mendengar kabar tersebut, pagi tadi ratusan warga yang marah lantas mendatangi Markas Polres Sumbawa. Selanjutny,a warga berjalan ke arah Hotel Tambora dan merusaknya. Selanjutnya warga menjarah supermarket Dinasti yang tepat berada di depan hotel. "Setelah menjarah supermarket, warga menuju perkampungan Bali di Jalan Baru," ucapnya. "Polisi sudah mulai berdatangan."

Kapolres Sumbawa Ajun Komisari Besar Yayan Hartadi hingga kini belum bisa dikonfirmasi. Seorang petugas kepolisian, Bahtiar, mengatakan Yayan dan wakilnya belum bisa diwawacarai karena sedang menangani kerusuhan.

AKHYAR M NUR

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X