Nigeria Juara Piala Afrika 2013

Nigeria Juara Piala Afrika 2013

Para pemain Nigeria berlari gembira setelah menang 5-4 dalam adu penalti melawan Zambia, setelah 0-0 dalam dua babak sebelumnya, di perempat final Piala Afrika di Lubango, Angola (26/1). REUTERS/Finbarr O'Reilly

TEMPO.CO, Johannesburg - Nigeria mengakhiri penantian selama 19 tahun untuk mencicipi kembali Piala Afrika setelah gol semata wayang Sunday Mba memastikan mereka menang 1-0 atas Burkina Faso dalam partai final di Soccer City, Senin dini hari WIB.


Pemain berusia 24 tahun yang juga mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Nigeria atas Pantai Gading di perempat final ini, membukukan golnya di menit ke-40 dengan memanfaatkan bola yang memantul dari bek Burkina Faso yang mengarah kepada dirinya.


Mba mengangkat bola melewati kiper Mohamed Koffi sebelum kemudian menendangnya dengan cepat ke pojok gawang Daouda Diakite.


Burkina Faso yang tampil di final Piala Afrika untuk kali pertama sepanjang sejarah, tampak terkesima oleh penampilan mereka di prtai puncak ini, sehingga menjadi bulan-bulanan Nigeria di hadapan sekitar 90 ribu penonton. Mereka baru bangkir dalam 20 menit terakhir dengan melancarkan serangan bertubi-tubi untuk mencari gol penyeimbang.


Tapi, Nigeria yang diperkuat John Obi Mikel yang tampil impresif di lini tengah dan Efe Ambrose, Kenneth Omeruo dan Elderson Echiejile yang tangguh di pertahanan selalu terlihat memegang kendali hand.


Kemenangan ini menjadikan pelatih Nigeria, Stephen Keshi, sebagai orang kedua yang pernah memenangi gelar ini sebagai pelatih dan pemain. Ini merupakan Piala Afrika ketiga yang diraih Nigeria sekaligus yang pertama sejak Keshi sebagai kapten tim memimpin mereka meraih kemenangan pada 1994. Sebelumnya, Tim Elang Super juga memenangi gelar ini pada 1980.


Kemenangan Nigeria di Piala Afrika juga berarti tiket ke Piala Konfederasi 2013 yang akan di gelar di Brasil musim panas nanti di mana mereka akan berada satu grup dengan Spanyol, Uruguay dan Tahiti.


DAFTAR JUARA PIALA AFRIKA (Dalam Kurung Tuan Rumah)


1957 - Mesir (Sudan)


1959 - Mesir (Mesir)


1962 - Ethiopia (Ethiopia)


1963 - Ghana (Ghana)


1965 - Ghana (Tunisia)


1968 - Kongo-Kinshasa (Ethiopia)


1970 - Sudan (Sudan)


1972 - Kongo (Kamerun)


1974 - Zaire (Mesir)


1976 - Maroko (Ethiopia)


1978 - Ghana (Ghana)


1980 - Nigeria (Nigeria)


1982 - Ghana (Libya)


1984 - Kamerun (Pantai Gading)


1986 - Mesir (Mesir)


1988 - Kamerun (Maroko)


1990 - Aljazair (Aljazair)


1992 – Pantai Gading (Senegal)


1994 - Nigeria (Tunisia)


1996 - Afrika Selatan (Afrika Selatan)


1998 - Mesir (Burkina Faso)


2000 - Kamerun (Ghana dan Nigeria tuan rumah bersama)


2002 - Kamerun (Mali)


2004 - Tunisia (Tunisia)


2006 - Mesir (Mesir)


2008 - Mesir (Ghana)


2010 - Mesir (Angola)


2012 - Zambia (Equatorial Guinea dan Gabon tuan rumah bersama)


2013 - Nigeria (Afrika Selatan)


Catatan: Kongo-Kinshasa dan Zaire kini dikenal dengan nama Republik Demokratik


Kongo.



REUTERS | A. RIJAL

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X