Wakil Bupati Inkumben Menangi Pilkada Banyumas

Wakil Bupati Inkumben Menangi Pilkada Banyumas

ANTARA/Basri Marzuki

TEMPO.CO, Purwokerto - Pasangan Achmad Husein-Budhi Setiawan berhasil memenangi pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyumas periode 2013-2018. Sejumlah hitung cepat yang digelar lembaga survei dan Komisi Pemilihan Umum Banyumas, untuk sementara memperlihatkan kemenangan mereka.

"Pasangan Husen-Budhi menang satu putaran dengan perolehan suara 45,43 persen," kata Manajer Strategi Pemenangan Jaringan Ssuara Indonesia, Herujito, Senin 18 Februari 2013.

Husein merupakan inkumben wakil bupati yang mencalonkan diri menjadi calon bupati. Sebelumnya, ia mendampingi Bupati Banyumas, Mardjoko. Pemilihan bupati-wakil bupati digelar Ahad 17 Februari 2013.

Herujito mengatakan, angka tersebut menjadikan pasangan yang di usung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Banyumas dan Partai Persatuan Pembangunan itu memenangi pemilihan.

Untuk pasangan lainnya, Muhsonuddin-Hendri mendapatkan persentase sebesar 12,02 persen, nomor urut dua Mardjoko-Gempol Suwandono medapatkan suara sebanyak 30,31 persen. Pasangan independen, Toto Dirgantoro-Saefuddin mendapatkan suara 4,06 persen, Anteng Tjahyono Widyadi-Dwi Basuki mendapatkan persentase sebesar 3,49 persen, dan terakhir pasangan Warman-Winarni memperoleh angka 4,69 persen.

Herujito mengatakan, kemenangan Husein-Budhi ini karena faktor figur dari HB sendiri. "Faktor figur yang menentukan. Partai pengusungnya juga menguntungkan,"katanya.

Direktur Riset JSI, Eka Kusumayadi mengatakan survei ini dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 230 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Banyumas. "TPS ini bisa mewakili secara proporsional, maksudnya sesuai dengan jumlah pemilih masing-masing kecamatan," katanya.

Ia mengatakan dari 230 TPS itu terdapat sebanyak 72.690 suara, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 63, 84 persen. Standar error yang digunakan, katanya plus minus satu persen.

Ketua KPU Banyumas, Aan Rohaeni mengatakan, hasil sesungguhnya menunggu rekapitulasi resmi oleh KPU. "Hasil resminya setelah ada rekapitulasi penghitungan manual," katanya.

ARIS ANDRIANTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X