Anas Digantung di Monas Jadi Inspirasi Ogoh-ogoh

Anas Digantung di Monas Jadi Inspirasi Ogoh-ogoh

Seorang perajin sedang menyelesaikan Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang menyerupai tersangka kasus korupsi Hambalang sekaligus mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sedang digantung di Tugu Monas jelang Hari Raya Nyepi di Denpasar, Bali, Minggu (10/3). Menurut sang pembuat Nyoman Tenaya, Ogoh-Ogoh ini merupakan kritik kepada pemerintah dan pejabat agar tidak korupsi uang rakyat. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Denpasar - Menjelang Hari Raya Nyepi, Bali akan disemarakkan pawai ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh adalah boneka raksasa yang melambangkan kemenangan kebaikan (Dharma) atas kejahatan (Adharma). Namun tetap saja ada yang nyleneh dengan menampilkan figur yang lain.

Salah-satunya yang dibuat Nyoman Tenaya, 41 tahun, warga Banjar Tegal Sari, Dangin Puri, Denpasar. Tahun ini, Tenaya membuat ogoh-ogoh Anas Urbaningrum tergantung di Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat lehernya terbelit tambang berwarna hijau dengan mengenakan batik berwarna biru, terusan celana bahan hitam. Monas tampak di belakangnya dengan dimana terdapat seekor kera hitam memegang tali.

Tenaya membantah itu adalah ogoh-ogoh Anas. "Itu ogoh-ogoh Monas. Soal orangnya yang digantung, saya tidak menyebutnya Anas," katanya. Menurut dia, ogoh-ogoh yang dibuatnya adalah lambang kerakusan yang akan diarak pada malam menjelang Nyepi yang tahun ini akan jatuh pada Selasa 12 Maret 2013. Setelah itu, ogoh-ogoh dibakar.

Tahun-tahun sebelumnya, Tenaya memang selalu menarik perhatian dengan ogoh-ogoh kreasinya. Bila umumnya ogoh-ogoh diambil idenya dari cerita pewayangan, dia memilih figur yang sedang menjadi kontroversi dalam masyarakat. Tahun lalu misalnya, ia membuat ogoh-ogoh "Miss Wisma Atlet" yang menampilkan figure Angelina Sondakh berboncengan sepeda ontel dengan Muhammad Nazaruddin.

ROFIQI HASAN

Berita terpopuler lainnya:
Polda Temukan Kartu Intelijen di Mobil Hercules

Wawancarai Aher, Sejumlah Wartawan Dipukul Petugas

Jokowi Ikut Nonton Music Bank Jakarta

Curhat Rustriningsih Kenapa Tak Lolos Cagub

Eunhyuk Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Rustriningsih Ditolak PDIP Karena Tak Santun Berpolitik

Modus Golden Traders Mirip Perusahaan di Malaysia

Polda: Kartu Intelijen di Mobil Hercules Palsu

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
PENGAMAT DARI USA. Korupsi adalah perbuatan keji atau perbuatan manusia Syaitan. Hasil2 korupsi itu adalah haram dimakan dan terkutuk oleh ALLAH. Siapa2 yang telah menerima uang dari koruptor adalah uang korupsi uang haram untuk dimakan oleh keluarga. Agar tidak mendapat kutukan dari ALLAH,atau agar tidak mendapat malu dan hina dari masyarakat,sebaiknya uang yang telah diterima dari koruptor sebaiknya cepat2 di serahkan kepada KPK. ALLAH Maha Pengasih dan maha Pengampun bagi orang2 yang jujur. Pemimpin2 yang terpengaruh dengan godaan Syaitan dinamakan manusia Syaitan. Manusia Syaitan itu akan di buang ke rumah TAHANAN DI DUNIA dan dibuang keneraka di akirat. Takutilah atas kutukan ALLAH. JILBAB----ANJING---SCIENCE--ISLAM http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/jilbab-anjing-science.html
Wajib Baca!
X