Penghafal Al Quran Bisa Masuk Fakultas Kedokteran

Penghafal Al Quran Bisa Masuk Fakultas Kedokteran

Sejumlah mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman sedang melakukan penelitian di pusat laboratorium Unsoed, Kamis (3/11). TEMPO/Aris Andrianto

TEMPO.CO, Surakarta - Rektor UNS Surakarta Ravik Karsidi mengatakan UNS memiliki jalur khusus penerimaan bagi calon mahasiswa yang punya keahlian menghafal Al Quran. Sejak 2012, sudah diterima 8 orang penghafal Al Quran yang berada di Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

"Salah satu syaratnya harus hafal minimal 20 juz Al Quran. Ini bentuk apresiasi kepada penghafal Al Quran," katanya.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meminta perguruan tinggi di Indonesia menggelar karpet merah atau memberi keistimewaan bagi calon mahasiswa miskin.


Nuh mengatakan, perguruan tinggi harus menjadi bagian untuk memutus rantai kemiskinan. "Kita harus buktikan bahwa rantai kemiskinan bisa diputus oleh pendidikan," ujar Nuh saat meresmikan pembangunan 7 gedung baru Universitas Sebelas Maret Surakarta, Senin, 11 Maret 2013.

Dia menilai kemuliaan sebuah kampus bukan dari banyaknya mobil yang diparkir di area kampus. Melainkan seberapa banyak anak tidak mampu yang bisa kuliah di kampus tersebut. "Apalagi jika bisa diterima tanpa ujian tulis," ucapnya.

Perguruan tinggi bisa menerima calon mahasiswa miskin lewat beasiswa Bidikmisi atau program-program beasiswa lainnya. "Mereka berpotensi untuk dikembangkan. Selain itu biar barokah," katanya.

Rektor UNS Surakarta Ravik Karsidi mengatakan UNS memiliki jalur khusus penerimaan bagi calon mahasiswa yang punya keahlian menghafal Al Quran. Sejak 2012, sudah diterima 8 orang penghafal Al Quran yang berada di Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

"Salah satu syaratnya harus hafal minimal 20 juz Al Quran. Ini bentuk apresiasi kepada penghafal Al Quran," katanya.


UKKY PRIMARTANTYO


Berita Terpopuler Lainnya:
Duit Suap Djoko untuk DPR Diberikan di Parkiran
Nama Anas Terseret dalam Kasus Simulator

3 Anggota DPR Diduga Kecipratan Duit Simulator

Bisnis Mahdiana, Istri Kedua Djoko Susilo
Djoko Susilo Ternyata Punya Istri Lain di Jakarta

Komentar (17)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
27
7
aneh. apa hubungannya afal alquran lalu jadi bisa masuk kefokteran. sinting. sinting. diskriminasi namanya. saya afal alkitab, weda, dan tripitaka, mana mana yang kasih beasiswa?
3
13
ini pak yusuf mansur banget nih..gue demen nih. jadi orang tua sekarang punya alternatif lain (selain nyiapain uang ratusan juta rupiah untuk masuk KU). "Nak, hapalin quran ya...biar kamu jadi muslim yang ok, dan siapa tau nanti kamu bisa masuk kedokteran umum UNS". Kereeen! Orang yang mencintai kitab sucinya (baik quran, injil, atau kitab lain) , mengamalkan, apalagi menghapal (wuih keren abiss). Sy hapalin arrahman aja gak hapal2 karena imannya mgk gak sejernih waktu SMA dulu he he. Kalo orang memahami kitab sucinya secara mendalam, pastilah dia orang cerdas, dan orang yang sangat toleran terhadap penganut agama lain. Kalo gak toleran, mgk masih perlu pemahaman thd kitab sucinya. Lho kok malah mgomomg toleransi. Sukses gebrakan pak rektor...gmn UGM, UI, ITB, ITS, Trisakti, UKI, Petra, Atmajaya?
3
9
kalo lulus dokter, 8 orang itu ngobatin pasien pake ayat aja gak pake obat..dijamin pasien langsung masuk surga
6
4
memang bagus kebijakan ini selain bisa melihat potensi seseorang juga bisa membantu orang yang memang lagi perlu untuk melanjutkan kuliahnya...sungguh sebuah kebijakan yang menggagumkan, akan tetapi...bagaimana dengan orang yang beragama lain? apakah tak bisa diberi keringanan yang lain juga? atau kalian mengganggap orang yang miskin cuma orang beragama Islam? atau kalian hanya ingin memajukan orang beragama Islam, sedangkan yang non-Islam dicuekin aja?
43
36
anak2 di negara lain udah belajar menemukan dan memperbaiki kesalahan2 kitab suci, disini masih promosi hapalan kitab suci. gimana ga di ketawain Alien?
Selanjutnya
Wajib Baca!
X