Harga Batubara Naik 10,2 Persen

Harga Batubara Naik 10,2 Persen

ANTARA/Kasriadi

TEMPO.CO, Jakarta - Harga batubara acuan (HBA) melambung 10,2 persen dalam tiga bulan pertama 2013. Setelah menyentuh US$ 81,75 per ton pada akhir 2012, harga pada Maret 2013 bertengger di level US$ 90,09 per ton.

Jika dibandingkan dengan HBA Februari 2013 sebesar US$ 88,35 per ton, harga saat naik 1,96 persen. Pada periode Januari hingga Maret 2013, rata-rata HBA mencapai US$ 88,66 per ton, naik dari triwulan terakhir 2012 sebesar US$ 83,07 per ton.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Thamrin Sihite, kenaikan harga batubara bisa lebih tinggi lantaran permintaan dari Cina dan India meningkat. "Perekonomian Eropa juga mulai membaik sehingga demand batubara bisa lebih tinggi," kata dia di kantor Kementerian Energi, Jumat, 15 Maret 2013.

Thamrin menambahkan, kenaikan harga batubara juga dipicu gangguan pasokan. Hal ini disebabkan adanya badai Oswald yang melanda Australia pada Januari hingga Februari 2013 sehingga pelabuhan ekspor batubara ditutup. Sepanjang 2013, Kementerian Energi menargetkan produksi batubara nasional mencapai 391 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 306 juta ton akan diekspor.

BERNADETTE CHRISTINA





Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X