indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kapal Penumpang Tabrak Dermaga di Ketapang

Kapal Penumpang Tabrak Dermaga di Ketapang

Seorang anak logam melompat dari atas kapal ferry untuk mendapatkan uang dari penumpang kapal di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (18/11). TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.CO, Banyuwangi - Dermaga MB (moveable bridge) I di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, sejak Rabu 20 Maret 2013, tidak berfungsi setelah ditabrak kapal motor penumpang (KMP) Gerbang Samudera II.

Kapal milik PT Pelayaran Gerbang Samudera Sarana itu menabrak tiang hidrolik bagian kiri sekitar pukul 09.40 WIB. Akibatnya, tiang hidrolik pecah dan fondasi penyanggah tiang tersebut retak.

Dari pantauan Tempo, fondasi dermaga yang terbuat dari beton bagian atasnya ambrol. Tiang hidrolik miring karena sejumlah pengaitnya lepas.

Ahmad Sholeh, petugas penarik tali dermaga, mengatakan kapal menabrak cukup keras di bagian lambung kanan. "Mungkin karena telat mengerem atau ada arus," kata dia kepada Tempo, Rabu, 20 Maret 2013.

Kapal yang membawa 14 penumpang, 10 unit sepeda motor, dan delapan kendaraan roda empat itu akhirnya harus bongkar muatan di dermaga MB II.

Kepala PT ASDP Cabang Ketapang Waspada Heruwanto mengatakan penyebab kecelakaan itu masih diselidiki oleh Kesyahbandaran. Namun, dugaan awal, insiden itu disebabkan oleh arus sehingga kapal membentur tiang hidrolik.

PT ASDP menargetkan perbaikan kapal selama tiga hari mendatang. Perbaikan hidrolik yang beroperasi sejak 1997 itu, kata dia, ditanggung oleh perusahaan.
"Jadi dermaga MB II kami tutup tiga hari," kata dia.

Pada Desember 2012 lalu, dermaga MB II Pelabuhan Ketapang pernah ambrol karena kerusakan mesin hidrolik.

IKA NINGTYAS

Berita Terpopuler:
Inilah Pertemuan yang Menjerat Politikus Golkar

Rahmad Darmawan Umumkan 28 Pemain Timnas

Berkas `Kebun Binatang` Djoko Susilo Hilang

`Kebun Binatang` Djoko Susilo Diserbu Warga Lokal

KUHP Baru, Lajang Berzina Kena 5 Tahun Penjara

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X