indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Pengelolaan Dana Haji Dialihkan ke Bank Syariah

Pengelolaan Dana Haji Dialihkan ke Bank Syariah

Jemaah calon haji mendengarkan arahan di Asrama Haji Sudiang, Makassar. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama berencana mengalihkan pengelolaan dana setoran awal haji dari Bank Konvensional kepada bank syariah atau unit syariah. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, mengatakan bahwa semestinya pengelolaan haji menjadi wewenang bank syariah. Kementerian sedang membuat regulasi mengenai pengelolaan dana tersebut. "Kami tidak tahu pasti akan selesai, pokoknya secepatnya," kata Anggito ketika ditemui di diskusi Fraksi Keadilan Sejahtera yang bertajuk "Dana Talangan: Solusi atau Masalah", Kamis, 21 Maret 2013.

Nantinya, bank konvensional hanya akan berperan sebagai bank penerima setoran. Sedangkan pengelolaanya akan diserahkan ke bank syariah. Artinya, penyetoran dana awal haji masih tetap bisa dilakukan di bank konvensional. Namun, begitu uang disetorkan, uang tersebut akan langsung ditransfer ke bank syariah yang berperan sebagai bank pengelola. Menurut Anggito, bank konvensional masih dibutuhkan sebagai bank penerima setoran karena memiliki cabang yang lebih banyak dibanding bank syariah.

Anggito Abimanyu menjelaskan bahwa total dana setoran awal per posisi 19 Desember 2012 setelah dikurangi biaya operasional dan ditambah nilai manfaat adalah sebesar Rp 48,7 triliun. Dari jumlah dana sebesar itu, hanya sekitar 15 persen yang ditempatkan di perbankan syariah.

Wakil Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Benny Witjaksono, mengatakan perbankan syariah siap mengelola dana haji. Menurut dia, aset perbankan syariah di Indonesia sudah mencapai Rp 200 triliun serta menguasai 4 persen dari total keseluruhan pasar perbankan di Indonesia. Tahun kemarin, pertumbuhan bank syariah juga menembus hingga 40 persen, dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional yang hanya tumbuh 20 persen.

SUNDARI

Berita Terpopuler:
Mengapa Ibas Laporkan Yulianis ke Polisi

Ramai-ramai Patok 'Kebun Binatang' Djoko Susilo

Enam Pernyataan Soal Ibas dan Yulianis

Sakit Hati, Tersangka D Bunuh Bos Servis Komputer

Jokowi Tak Persoalkan Hengkangnya 90 Perusahaan

Pengganti Pramono Edhie di Tangan Presiden

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
WAJIB BACA…….!!!!!!! Sekarang, apakah Anda adalah satu dari sekian orang yang punya masalah dengan pemakaian kartu kredit? Untuk mengetahuinya, lihat apakah salah satu kondisi dibawah ini mirip dengan keadaan Anda sekarang: • Hanya membayar jumlah minimum dari tagihan kartu kredit setiap bulan dan hutang tidak pernah berkurang dan tidak lunas-lunas selama bertahun-tahun? • Membayar tagihan kartu kredit dengan menggesek kartu kredit yang lain dan jumlah tagihan makin membengkak? • Merasa putus asa dengan hutang kartu kredit anda dan mulai mendapat teror-teror dari pihak bank? • Apakah kondisi keuangan anda saat ini sangat kacau dan Stress akibat hutang kartu kredit yang menumpuk? • Anda selalu membayar tagihan kartu kredit Anda dari uang yang seharusnya digunakan untuk tujuan lain. • Anda terbiasa gesek tunai????(gesek kartu kredit seolah2 belanja, padahal anda mendapat uang tunai dari tempat penyedia mesin gesek) • Pernahkah anda merasakan setiap hari merasa stress/terbebani oleh masalah hutang kartu kredit, bahkan saat malam sebelum tidur pun masih terbayang masalah hutang kartu kredit anda? • Apakah anda pernah merasakan bahwa gaji anda terkuras habis hanya untuk membayar hutang kartu kredit, bahkan minus? • Pernahkah anda selalu mempunyai perasaan “bersalah” karena terlilit hutang kartu kredit dan tidak lagi mempunyai kemampuan untuk membayar? • Apakah anda selama ini menggunakan pola back to back untuk pembayaran tagihan kartu kredit anda???? (penyedia mesin membayarkan terlebih dahulu tagihan anda, kemudian digesek lagi. Sedangkan anda tinggal bayar biaya administrasi dan charge gesek sebesar 3-4%). • Pernahkah anda punya perasaan “men-telantarkan” kebutuhan anak, istri/suami karena memprioritaskan gaji anda untuk membayar hutang kartu kredit anda? • Apakah saat ini anda melakukan “gali lubang tutup lubang” dalam membayar kartu kredit anda? ?(gesek kartu untuk bayarin tagihan kartu yang lain) • Terlalu Sibuk untuk bernegosiasi dengan pihak bank dalam hal penutupan kartu kredit dan di persulit? • Pernahkah anda merasa stress dan takut dengan dering telepon dari bank (desk call) atau bahkan dengan “debt collector” yang datang ke tempat anda untuk menagih tunggakan hutang kartu kredit anda? • Pernahkah Anda berpikiran/berniat untuk menjual aset anda (motor/mobil, rumah & harta lainnya) agar masalah kartu kredit anda cepat terselesaikan? • Atau bahkan pernahkah anda berpikiran untuk segera “mengakhiri hidup/bunuh diri” agar masalah anda ini bisa cepat terlupakan? • Bila Anda di-PHK atau kehilangan penghasilan, maka Anda tidak akan bisa melunasi tagihan kartu kredit Anda. Jika salah satu dari kondisi diatas mirip dengan apa yang Anda alami sekarang, maka bisa jadi keuangan Anda sedang mengalami masalah yang sangat serius. INFO PENTING.....!!!!! AWAS PENIPUAN!!!!!!!! Hati-hati terhadap : 1. Jasa Penyelesaian kartu kredit yang mengaku dirinya sebagai oknum “pengacara” dengan tawaran diskon 90% (hal ini jelas-jelas penipuan, karena bank manapun tidak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut) 2. Janji program PEMUTIHAN (hal ini jelas PENIPUAN, karena bank penerbit kartu maupun Bank Indonesia tidak pernah mengeluarkan kebijakan tersebut). APABILA ANDA MENGALAMI KENDALA DAN BERMASALAH DENGAN PERBANKAN KHUSUSNYA TAGIHAN KARTU KREDIT DAN KTA........ KONSULTASIKAN MASALAH ANDA DAN DAPATKAN SOLUSI TERBAIKNYA.......................... (KANTOR KAMI LEGAL, TERPERCAYA, PROFESIONAL, BERTANGGUNGJAWAB DAN AMANAH,SERTA SATU-SATUNYA KANTOR MEDIASI PERBANKAN) SEGERA HUB: (konsultasi gratis 24 jam) • Andy Kurniawan,SH (Managing Directur Mediasi Pratama) Telp : 031-77297000 / 0857 3311 1988 / pin bb 21567e37 • PUTRI (Manager Operasional Mediasi Pratama) 031-91448788 MEDIASI PRATAMA web:mediasipratama.co.cc alamat : kompleks ruko surya inti permata blok F 6-7 jl. jemur handayani kav 50, surabaya.
Wajib Baca!
X