indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Beragam Cara Atasi Trauma di Penjara Cebongan

Beragam Cara Atasi Trauma di Penjara Cebongan

Salah seorang tetua warga NTT di Yogyakarta memimpin ibadat untuk mendoakan para korban penyerbuan lapas di Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Dr. Sardjito, kabupaten Sleman, Yogyakarta, Minggu (24/3). Kebaktian yang diikuti kerabat dan ratusan warga NTT di Yogyakarta ini dilakukan untuk mendoakan keempat korban penyerbuan Lapas Kelas II B Cebongan Sleman sebelum diberangkatkan ke daerah asal dan berlangsung khidmat. TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Yogyakarta -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Cebongan, Kabupaten Sleman, B. Sukamto, meminta bantuan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. UGM diminta memberikan pendampingan terhadap tahanan dan petugas sipir penjara yang depresi karena menjadi saksi peristiwa penyerangan LP dan penembakan empat tahanan di sel blok A 5 pada 23 Maret dinihari lalu.

"Saya sudah menghubungi dekan Fakultas Psikologi. Dan mereka siap membantu untuk memberikan trauma healing," kata Sukamto di LP Cebongan, Selasa, 26 Maret 2013.

Selain itu, Sukamto juga akan mendatangkan pendeta dan ulama untuk memberikan siraman rohani bagi tahanan, narapidana, dan karyawan LP.

Mereka juga akan melakukan doa bersama untuk arwah keempat tahanan yang ditembak mati itu di ruang sel blok A5. "Sel itu sudah kami bersihkan," kata Sukamto. Cek info penyerangan profesional di penjara Cebongan, Sleman.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Topik Terhangat: Serangan Penjara Sleman || Adi Vs Eyang Subur || Harta Djoko Susilo ||Agus Martowardojo

Berita Terkait:

Tahanan LP Sleman Sempat Dianiaya Sebelum Ditembak

Asal-usul Peluru di Penjara Cebongan Sleman

Drama 14 Jam Serangan Penjara Cebongan Sleman

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X