Investigator TNI Tanya Kronologi Kasus Cebongan

Investigator TNI Tanya Kronologi Kasus Cebongan

Ilustrasi pelaku yang menggedor pintu Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ILUSTRASI: TEMPO/INDRA FAUZI)

TEMPO.CO , Yogyakarta: Tim investigasi peristiwa penembakan empat tahanan di lembaga pemasyarakatan Cebongan, Sleman yang dibentuk TNI Angkatan Darat menanyakan kronologi peristiwa di lapas Cebongan pada Rabu 3 April 2013. Tim yang datang ke Yogyakarta dipimpin Kolonel Infanteri Agus Nedi.

"Tim menanyakan kronologi, juga bertanya kepada petugas lapas dan tahanan yang jadi saksi," kata Kepala lapas Cebongan B. Sukamto Harto di lapas Cebongan, Rabu 3 April sore.

Tim juga melihat lokasi tahanan dan lokasi pemasangan server. Kedatangan tim hanya berkisar satu jam. "Saya enggak tahu, tim akan datang lagi atau tidak. Tapi kalau ke sini lagi, kami siap," kata Sukamto.

Dalam kasus penyerbuan ke Lapas Cebongan, Tim Komnas HAM telah melakukan penyelidikan pelanggaran HAM dalam kasus penembakan 4 tahanan Lapas Cebongan. Polri juga menyelidiki hal ini. Belakangan, TNI membentuk tim investigasi internal untuk menyelidiki keterlibatan anggotanya.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Berita Tempo Lain:
Video Bule Pilih 'Berdamai' dengan Polantas Bali

Kasus Cebongan, Senjata Kopassus Akan Diperiksa

Mahfud MD: Saya Takut Jadi Presiden!

Komite Etik KPK Umumkan Hasil Investigasi Hari Ini

Sketsa Wajah Penyerang LP Cebongan Belum Sempurna


Topik terhangat:
Partai Demokrat
| Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas


Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Tanyakan juga pak kenapa yang ditahan hanya empat orang , katanya penganiaya sertu santoso 9 sembilan orang. Tanyakan juga kenapa tahanan dipindah-pindah (polres sleman - polda - cebongan). tanyakan juga kenapa ke cebongan bukan ke wirogunan.
Wajib Baca!
X