Organisasi Pemuda Maluku Gelar Mosonipi di Yogya

Organisasi Pemuda Maluku Gelar Mosonipi di Yogya

Pemandangan Tugu Pal Putih setelah selesainya program "Revitalisasi Cagar Budaya" di Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo.

TEMPO.CO, Surabaya -Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pelauw (IPMAP), organisasi intelektual muda dari Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, ini berencana menggelar Mosonipi (musyawarah besar) di Yogyakarta, 12-14 April nanti. "Agenda Mosonipi yang dibahas akan menjadi momentum kebangkitan intelektual muda Pelauw yang tersebar di Indonesia," kata Din Tualeka, Ketua Steering Committe Mosonipi IPMAP 2013, di Surabaya, Minggu, 7 April 2013.

Menurut Din, selain membahas sejumlah agenda besar seperti pembahasan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, Mosonipi juga akan memilih Ketua Umum IPMAP yang baru. Pria, yang juga aktivis kepemudaan di Maluku ini, berharap Ketua DPP IPMAP yang baru nanti memiliki integritas tinggi serta kemampuan bersinergi dengan berbagai elemen di tingkat lokal maupun nasional.

IPMAP adalah organisasi kepemudaan desa yang memiliki struktur kepengurusan secara nasional. Organisasi tersebut pertama kali dibentuk pada tahun 1964 silam. Dari organisasi ini pula telah lahir beberapa tokoh nasional maupun daerah, seperti M. Akib Latuconsina dan M. Saleh Latuconsina--yang tidak lain adalah mantan Gubernur Maluku. Serta RMS Latuconsina yang pernah menjadi Ketua DPRD Maluku selama lima periode.

Din menambahkan, beberapa tokoh yang telah siap bersaing dalam Mosonipi ialah Kepala Kantor Kementerian Agama Maluku H. Mahyuddin Latuconsina, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur Basa Alim Tualeka, Abdullah Tuasikal Matasiri, serta Wahab Talaohu--mantan aktivis 98. Para kandidat tersebut akan dipilih oleh perwakilan enam Dewan Pimpinan Daerah, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, serta Papua.

Selain mereka, kata Din, ada beberapa kandidat yang siap meramaikan Mosonipi kali ini. “Bagi kami hanya satu, siapa pun yang terpilih, harus memiliki semangat tunggal, yaitu mendorong dan memajukan pemuda Pelauw dalam membangun peradaban bangsa," Din menegaskan.

Sehari sebelum Mosonipi tersebut digelar, panitia akan menyelenggarakan seminar nasional dengan tema ''Revitalisasi Peran dan Fungsi Generasi Muda dalam Membangun Peradaban Bangsa". Rencananya, yang akan hadir dalam seminar tersebut adalah Amien Rais, mantan Ketua MPR RI, yang akan mengupas "Perspektif dan Karakter Pergerakan Pemuda Indonesia Masa Depan".

KUKUH S WIBOWO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X