Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengintip Restoran Narkoba di Kampung Ambon  

image-gnews
Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat melakukan penggerebekan ke Kompleks Permata atau biasa disebut Kampung Ambon di RW 07 Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (16/3). TEMPO/Aditya Budiman
Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat melakukan penggerebekan ke Kompleks Permata atau biasa disebut Kampung Ambon di RW 07 Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (16/3). TEMPO/Aditya Budiman
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Operasi penggerebekan transaksi narkoba kerap dilakukan di Kompleks Permata, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Di sana, tepatnya di RW 07, sejumlah rumah telah beralih fungsi sebagai lapak penjualan narkoba. Dari 16 rukun warga di RW 07, penjualan narkoba terjadi di RT 01 sampai RT 07. Wilayah inilah yang dikenal sebagai Kampung Ambon.

Di Kampung Ambon, kebanyakan penduduk berasal dari Maluku. Belakangan ini, RT 07 telah bersih dari lapak narkoba. Namun, kata sumber Tempo, bebas dari lapak bukan berarti bebas dari pengedar. Sebab, di enam rukun tetangga lainnya, penjualan narkoba sangat masif, selama 24 jam.

Pada hari-hari biasa, setidaknya ada 52 lapak di sana. "Pada musim penggerebekan, berkurang jadi 20 lapak," ujar si sumber di Kampung Ambon, Ahad, 7 April 2013.

Ketika penggerebekan meredup, lapak kembali berkembang. Jumlahnya bisa naik lagi menjadi 50 buah. Tak jarang juga jadi lebih banyak. "Total pendapatan penjual di sana bisa mencapai Rp 2 miliar per hari," kata sumber itu.

Pasien atau PS adalah sebutan bagi pembeli narkoba di sana. Biasanya, PS datang dengan orang yang sudah terkenal di Kampung Ambon. Warga sekitar yang bekerja sama dengan penjual akan menjadi pemandu bagi PS. "Mereka tinggal menyebut, misalnya Lapak X. Tapi, kalau muka baru, akan dilihat dulu, ditanyai dulu."

Ada kamera pemantau atau CCTV di setiap bagian depan rumah, yang merekam kedatangan pengunjung. Ketika masuk ke sebuah "restoran", PS bakal dimintai KTP di meja kasir. Kemudian, mereka dipersilakan memilih "menu" narkoba. Contoh narkoba terpampang pada rak etalase yang didampingi alat timbang.

Di tiap "restoran", setidaknya ada tiga bilik bagi PS bila ingin langsung menikmati narkoba. Dan seorang pramusaji, biasanya perempuan, akan menghidangkan narkoba pilihan pasien. "Harga layanan sudah sepaket dengan sabunya," ujar si sumber.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lapak narkoba tak cuma menyajikan pelbagai obat terlarang. Mereka juga menyediakan menu pendamping, seperti kopi, teh, dan camilan. "Seperti restoran biasa."

Soal pernyataan Kepolisian Resor Jakarta Barat bahwa Kampung Ambon dapat bersih pada Mei 2013, sumber Tempo meragukannya. Kata dia, si pedagang dan pembeli biasanya hanya libur sementara sebab ada gerebekan. Dan dalam penggerebekan itu, biasanya yang teringkus hanya penjual di lapak.

"Bandar sendiri masih berkeliaran," kata dia. "Mustahil Kampung Ambon bersih kalau bandarnya tidak ditangkap."

ATMI PERTIWI

Topik Terhangat Tempo:
Penguasa Demokrat
|| Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Berita lainnya:
Investigasi TNI AD Dinilai Penuh Rekayasa
Profil Grup 2 Kopassus, Penyerang LP Cebongan
SBY Bilang Pelaku Penyerangan LP Cebongan Kesatria
Wiranto: Pengungkapan Kasus Cebongan Cukup 1 Hari

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Sebut 6 Pemuda Konvoi Saat Malam Takbiran di Tomang Positif Narkoba

5 hari lalu

Ratusan pemuda ditangkap polisi dalam konvoi malam takbiran di Jalan Kyai Tapa, Tomang, Jakarta Barat, 10 April 2024. ANTARA/HO-Polres Jakbar
Polisi Sebut 6 Pemuda Konvoi Saat Malam Takbiran di Tomang Positif Narkoba

Polisi mendapati enam pemuda yang konvoi saat malam takbiran di kawasan Jakarta Barat positif mengonsumsi narkoba.


Monash University Gelar World Health Summit, Demam Berdarah Hingga Penelitian Soal Obat Jadi Bahasan

6 hari lalu

Associate Professor Henry Surendra sebelumnya membahas kesenjangan pandemi dan kematian akibat Covid-19 di Indonesia/Monash University
Monash University Gelar World Health Summit, Demam Berdarah Hingga Penelitian Soal Obat Jadi Bahasan

World Health Summit akan pertama kali digelar di Monash University. Ada beberapa tema yang akan dibahas oleh peneliti, salah satunya, demam berdarah


Kesaksian Tetangga, Tersangka Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama Huni Rumah Berdalih untuk Orang Sakit

7 hari lalu

Penampakan rumah yang dijadikan pabrik ekstasi di Perumahan Taman Sunter Agung B6, Tanjung Priok, Jakarta Utara, 8 April 2024. Polisi menggerebek pabrik ekstasi yang masuk jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. TEMPO/Han Revanda Putra.
Kesaksian Tetangga, Tersangka Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama Huni Rumah Berdalih untuk Orang Sakit

Tetangga rumah yang dijadikan markas pabrik ekstasi jaringan Fredy Pratama menceritakan kesaksiannya tentang rumah bernomor B6 itu.


Polisi Ciduk 71 Remaja yang Konvoi di Jakarta Barat, 5 Positif Narkoba

7 hari lalu

Polisi mengamankan pelajar yang melakukan konvoi buka di jalanan, Jakarta, Jumat (5/4/2024). ANTARA/HO-Polsek Metro Tamansari
Polisi Ciduk 71 Remaja yang Konvoi di Jakarta Barat, 5 Positif Narkoba

Polres Metro Jakarta Barat akan memanggil sekolah maupun orang tua dari remaja yang kedapatan konvoi motor membawa petasan dan kembang api.


Hijrah Mantan Teroris

7 hari lalu

Hijrah Mantan Teroris

Cap teroris membuat mantan terpidana kasus terorisme kesulitan berbaur di masyarakat. apa yang dilakukan?


Polisi Tangkap 4 Tersangka Peracik di Laboratorium Ekstasi Milik Fredy Pratama di Sunter

8 hari lalu

Penampakan rumah yang dijadikan pabrik ekstasi di Perumahan Taman Sunter Agung B6, Tanjung Priok, Jakarta Utara, 8 April 2024. Polisi menggerebek pabrik ekstasi yang masuk jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. TEMPO/Han Revanda Putra.
Polisi Tangkap 4 Tersangka Peracik di Laboratorium Ekstasi Milik Fredy Pratama di Sunter

Bareskrim menggerebek pabrik ekstasi di Perumahan Taman Sunter Agung yang dikendalikan langsung oleh Fredy pratama.


Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Sunter Jakarta Utara, Masuk Jaringan Narkoba Fredy Pratama

9 hari lalu

Para tersangka diperlihatkan saat rilis Pengungkapan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba jaringan Fredy Pratama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. Dalam keterangannya, Polri berhasil menangkap sebanyak 39 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 520 kg sabu, 280, 973 butir ekstasi, uang cash 22 miliar, barang perhiasan mewah senilai 1,82 miliar, kendaraan 20 unit, tanah dan bangunan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Sunter Jakarta Utara, Masuk Jaringan Narkoba Fredy Pratama

Polisi menggerebek pabrik ekstasi yang masuk jaringan narkoba internasional Fredy Pratama di kawasan Sunter, Jakarta Utara.


Penggerebekan Pabrik Happy Water di Semarang Bermula dari Kecurigaan Bea Cukai Soekarno-Hatta

9 hari lalu

Polisi menunjukkan barang bukti narkoba jenis Happy Water yang diproduksi di sebuah rumah di Jalan Ngesrep Barat, Kota Semarang, Kamis, 4 April 2024. ANTARA/I.C. Senjaya
Penggerebekan Pabrik Happy Water di Semarang Bermula dari Kecurigaan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Bea Cukai Soekarno Hatta mencurigai adanya anomali pengiriman paket asal Cina. Bahan-bahan untuk membuat narkoba jenis happy water.


Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 25 Kilogram Sabu Asal Malaysia

11 hari lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Amston Probel
Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 25 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Ditresnarkoba Polda Sulteng menggagalkan narkotika jenis sabu sebanyak 25 kilogram yang hendak dibawa ke Kab. Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan.


Bareskrim Gerebek Clandestine Lab Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama di Sunter

11 hari lalu

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Jendral Mukti Juharsa memberikan keterangan kepada wartawan usai memeriksa Vokalis band Zivilia sebagai saksi jaringan narkoba internasional Freddy Pratama di Bareskrim, pada Kamis, 5 Oktober 2023. TEMPO/Ohan
Bareskrim Gerebek Clandestine Lab Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama di Sunter

Direktorat Tindak Pidana Narkoba menggerebek pabrik ekstasi yang dikendalikan oleh bandar narkoba jaringan internasional Fredy Pratama.