Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke Presiden

Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke Presiden

Taufiq Kiemas. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan pendeta bersama dengan ratusan penganut Kristen melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senin siang, 8 April 2013. Mereka menginginkan adanya kebebasan beragama dan beribadah.

Koordinatoor demonstrasi, Pendeta Erwin Marbun, mengatakan aksi yang diawali dengan berjalan kaki dari Senayan ini diakhiri dengan bertemu Ketua MPR Taufiq Kiemas. “Kami diminta menyampaikan langsung ke dalam bertemu Bapak Taufiq. Beliau janji akan membawa kasus kebebasan beragama ini ke pimpinan negara yaitu KY, MA, sampai Presiden,” kata Erwin saat dihubungi Tempo, Senin, 8 April 2013.

Erwin menyatakan situasi dan kondisi perbedaan agama saat ini semakin parah. Alasannya, penutupan sarana ibadah yang terjadi tidak dilakukan secara konstitusional. “Penyegelan gereja itu hanya sepihak. Di Pondok Gede juga masyarakat dikurung di dalam masjid dan tidak dapat memperoleh makanan,” ujarnya. (Baca: Dua Alasan Jemaat HKBP Tamansari Tolak Relokasi)

Untuk itu, mereka meminta pemerintah tidak menghalangi pendirian tempat ibadah dan melindungi umat dalam melakukan ibadah sesuai dengan Pancasila. “Jangan lagi kami didiskriminasi dan pemerintah harus menindak kelompok-kelompok intoleransi yang menginginkan penyegelan dan pembongkaran tempat beribadah kami,” ujarnya.

Pada 22 Maret 2013 lalu, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyegel dan membongkar bangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan di Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Kemudian, Pemerintah Kota Bekasi kembali menyegel secara permanen Masjid Al Misbah, yang merupakan tempat ibadah jemaah Ahmadiyah, di Jalan Pangrango Terusan RT 01 RW 04, Nomor 44 Kelurahan Jatibening Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis, 4 April 2013. Selengkapnya soal penutupan gereja klik di sini.

AFRILIA SURYANIS

Berita Lainnya:
SBY: Kami Menyayangi Anas Urbaningrum
Agustus, SBY Bakal Ganti Kapolri dan Panglima TNI
Google Membayar Pria Ini Hampir Rp 1 Triliun
Margaret Thatcher, PM Wanita Pertama Inggris Wafat
Kasus Cebongan, TNI AD Tolak Peradilan Koneksitas

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X