indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kenali Penipuan Online Lewat Tujuh Kasus Ini

Kenali Penipuan Online Lewat Tujuh Kasus Ini

Ilustrasi Penipuan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkap tujuh kasus penipuan lewat internet. Dari tujuh kasus itu, delapan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Beberapa kasus penipuan juga ada yang dikendalikan dari balik jeruji sel. "Otak pelakunya dari dalam penjara," kata Kepala Sub Direktorat III Sumber Daya Lingkungan Ditkrimsus Polda Metro, Ajun Komisaris Besar Nazly Harahap, di kantornya, Kamis 11 April 2013.

Menurut Nazly, kebanyakan penipuan dilakukan dengan cara menghubungi nomor telepon secara acak. Bermodalkan telepon genggam, pelaku bisa mendapatkan omset sebesar Rp 175 juta dalam sehari. "Itu hanya dari tiga laporan saja. Belum yang lainnya," katanya.

Penipuan dilakukan dengan berbagai modus. Berikut kasus dan modus yang diungkap polisi sampai Maret ini.

1. Penipuan menawarkan barang elektronik murah di internet

Pelaku: ES (21) dan BP (30).

DPO: HH (35), EG (35), H.

Hasil kejahatan: satu sepeda motor Vario, satu televisi, satu kamera foto, dan perhiasan emas.

Modus: setelah tertarik dengan barang yang dijual di www.gudangblackmarketcellular008.com, korban akan menelepon nomor yang dicantumkan di website. Pelaku kemudian membujuk dan meminta korban mentransfer uang ke nomor rekening yang telah disediakan.

2. Penipuan melalui telepon menawarkan barang murah

Pelaku: FA (32), M (29), AS.

Hasil kejahatan: uang tunai Rp 60 juta, 1 kamera, 2 kendaraan roda dua, 1 televisi, sejumlah perhiasan emas, 1 kulkas, 1 set mini compo.

Modus: pelaku mengaku sebagai saudara ke korban, lalu menawarkan barang-barang murah


3. Penipuan berpura-pura sebagai polisi

Pelaku: YD (20), Z.

Modus: mengabarkan anak korban ditangkap polisi karena terlibat kasus narkoba.


4. Perdagangkan Satwa Langka

Pelaku: DC (26).

DPO: ZL, FA.

Modus: menawarkan burung kakaktua.secara online melalui BBM dan Facebook

5. Kasus Pemalsuan Ijazah Online

Pelaku: MH (30), IS.

Barang bukti: satu komputer, scanner, printer, satu ijazah yang telah dipesan berupa ijazah kelulusan Universitas Tarumanegara, satu buku rekening, dan satu ATM.

Modus: pemalsuan ijazah yang ditawarkan melalui www.ptmitraonlineijazah.com


6. Kasus Pornografi dan Perfilman Online

Pelaku: LT (40).

Barang bukti: printout website, tiga unit harddisk berisi film porno, dua telepon genggam.

Modus: menawarkan melalui website www.dvdstorexx.com dan pemesan bisa menghubungi melalui SMS 0857xxxxxxxx dengan harga Rp 100 ribu per paket.


7. Kasus Perfilman dan Pornografi Online

Pelaku: WR (44)

Barang bukti: 5 dus keping DVD.

Modus: memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menawarkan, memperjualbelikan, dan mendanai pembuatan DVD jenis porno.

SUTJI DECILYA


Topik terpopuler:
Sprindik KPK
| Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

Berita lainnya:

Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong

Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube

Cucu Soeharto Segera Diadili

Usai Diperiksa KPK, Konsultan Pajak Kecebur Got

'Janganlah Sedikit-sedikit Pak Ahok'

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
2
1
belum lama ini saya sendiri kena tipu..berawal dari salah satu kontak dari bbm saya.. dia menawarkan berbagai macam gadget dengan harga miring..dalam Display Picturenya atau DP sering dipasang resi2 pengiriman dan ucapan trimakasih layaknya barang sudah sampai. singkat cerita saya pun tergoda untuk membeli barang tsb..sy chat dan sy transfer uang sebesar 2,7jt kerekeningnya dy. lalu barang dikirim dan saya di beri bukti resi atas nama tokonya serta pengiriman yg dialamtkan ke alamat sy yg sudah sy kasih tau sebelumnya...2-3hari barang belum sampai..saya cek ulang resi tsb. didalam resi terdapat pengiriman ****** 3barang padahal yg saya beli cm 1. kata pengirim itu ada kesalahan di pengiriman..yg seharusnya dikirim ke sulut trus dikirim kesaya...dari pihak pengirim menelfon saya agar membeli barang ketignya sekalipun..sy pun tak mau...lalu dy bilang dari pihak jasa pengiriman tidak dapat melanjutkan pengirimanya cz dianggap barang tsb tidak jelas. dan sy suruh kirim 1,5jt lg sebagai jaminan .jika barang smp uang tsb akan dikembalikan..alangkah tololnya sy yg belum berpengalaman tentang kasus2 seperti ini lalu sy kirim 1,5jt ke dia yg sebelumnya sempet chat2 sm dy...katanya 5jam lg barang akan sampai...2hari sy tunggu barang gk datang..sy hub pengirim dy minta uang jaminan lg 1,5jt...dan sy gk mau transfer..dan sy menghubungi pihak jasa pengirimanya dan melihatkan contoh resinya (ternyata palsu)..sekedar share aja..semoga kawan-kawanku lebih berhati2..dan pengalaman sy ini menjadi pelajaran untuk semuanya terutama saya yg dah kehilangan uang...terimakasih tempo
0
0
belum lama ini saya sendiri kena tipu..berawal dari salah satu kontak dari bbm saya.. dia menawarkan berbagai macam gadget dengan harga miring..dalam Display Picturenya atau DP sering dipasang resi2 pengiriman dan ucapan trimakasih layaknya barang sudah sampai. singkat cerita saya pun tergoda untuk membeli barang tsb..sy chat dan sy transfer uang sebesar 2,7jt kerekeningnya dy. lalu barang dikirim dan saya di beri bukti resi atas nama tokonya serta pengiriman yg dialamtkan ke alamat sy yg sudah sy kasih tau sebelumnya...2-3hari barang belum sampai..saya cek ulang resi tsb. didalam resi terdapat pengiriman ****** 3barang padahal yg saya beli cm 1. kata pengirim itu ada kesalahan di pengiriman..yg seharusnya dikirim ke sulut trus dikirim kesaya...dari pihak pengirim menelfon saya agar membeli barang ketignya sekalipun..sy pun tak mau...lalu dy bilang dari pihak jasa pengiriman tidak dapat melanjutkan pengirimanya cz dianggap barang tsb tidak jelas. dan sy suruh kirim 1,5jt lg sebagai jaminan .jika barang smp uang tsb akan dikembalikan..alangkah tololnya sy yg belum berpengalaman tentang kasus2 seperti ini lalu sy kirim 1,5jt ke dia yg sebelumnya sempet chat2 sm dy...katanya 5jam lg barang akan sampai...2hari sy tunggu barang gk datang..sy hub pengirim dy minta uang jaminan lg 1,5jt...dan sy gk mau transfer..dan sy menghubungi pihak jasa pengirimanya dan melihatkan contoh resinya (ternyata palsu)..sekedar share aja..semoga kawan-kawanku lebih berhati2..dan pengalaman sy ini menjadi pelajaran untuk semuanya terutama saya yg dah kehilangan uang...terimakasih tempo
Wajib Baca!
X