BNN Tangkap Pengedar Sabu dalam Dus Susu

BNN Tangkap Pengedar Sabu dalam Dus Susu

TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 5 kilogram sabu di Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, Kalimantan Timur. Sabu yang berasal dari Malaysia itu dikemas dalam empat kardus susu.

Kepala Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Benny Mamoto mengatakan BNN menangkap TS pada 28 Maret 2013. Dari hasil pengembangan, BNN menangkap JM, RA, dan SA yang berupaya menyelundupkan sabu melalui Pelabuhan Tunontaka dengan Kapal KM Umsini, tujuan Tarakan-Nunukan-Balikpapan-Parepare, Sulawesi Selatan.

"Dari ketiganya, kami berhasil menyita 4.069,3 gram sabu yang dikemas dalam empat dus susu dan disimpan di dalam tas ransel berwarna putih," kata Benny, Senin, 15 April 2013. "Bungkus ini mengecoh petugas yang tidak awas dalam pemeriksaan."

Keempat tersangka tersebut, kata Benny, mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial AR. Kemudian AR ditangkap di rumahnya di Jalan Inhutani, Nunukan, Kalimantan Timur, pada 5 April. "AR ini mengaku dapat sabu dari SM. Saat itu juga kami langsung menangkap SM di Jalan Tien Suharto, Nunukan, Kalimantan Timur," ujarnya.

Benny mengungkapkan, tersangka SM mengaku mengambil sabu tersebut dari seseorang berinisial SU di Malaysia atas perintah AS. "Keduanya masih buron dan dalam pengejaran. Kami juga melakukan pengawasan di sekitar Nunukan yang telah menjadi target operasi penyelundupan bandar narkoba internasional, khususnya dari Malaysia," ujarnya.

Kini, enam tersangka ditahan di tahanan BNN. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 137 huruf (a) dan (b) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Ancamannya, hukuman bui seumur hidup atau pidana mati. Simak dan waspada narkoba di sekitar kita, klik beritanya di sini.

ALI AKHMAD NOOR HIDAYAT | AFRILIA SURYANIS

Topik Terhangat:
Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Metro Terpopuler

Korban Kebakaran Tambora Keluhkan Sampah Bangunan

Lembar Ujian Nasional Gampang Luntur dan Rusak

Pembunuh Ibu Ini Minta Layanan Istimewa ke Polisi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X