Empat Nama Calon Kepala Staf Angkatan Darat

Empat Nama Calon Kepala Staf Angkatan Darat

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen (TNI) Moeldoko. TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pertahanan DPR menyatakan setidaknya ada empat perwira tinggi TNI Angkatan Darat berpangkat letnan jenderal yang berpeluang menjadi Kepala Staf Angkatan Darat menggantikan Jenderal Pramono Edhi Wibowo. Adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini segera masuk masa pensiun pada bulan Mei mendatang.

Keempat perwira itu adalah Komandan Kodiklat TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Gatot Numantyo, Wakil KSAD Letnan Jenderal Moeldoko, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal Muhammad Munir, serta Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen Waris. "Semua sama kuat, tapi yang paling potensial adalah Wakil KSAD," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin saat dihubungi Tempo, Kamis, 18 April 2013.

Hasanuddin beralasan sejarah TNI yang menganut jenjang karier, posisi KSAD selalu diisi oleh wakilnya. Namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menilai Moeldoko punya kekurangan. Usia yang tak jauh dari pensiun, yakni 55 tahun, bakal menjadi pertimbangan. "Tinggal tiga tahun lagi dia pensiun, sementara untuk posisi KSAD kan bisa lama, bisa sampai lima tahun," ujar dia.

Jika melihat segi umur, Letjen Gatot Numantyo-lah yang paling berpeluang. Sebab, dengan usia di bawah 55 tahun, masa baktinya akan diunggulkan. "Tapi Letjen Munir dan Letjen Waris juga punya kelebihan sendiri."

Sementara itu, anggota Komisi Pertahanan, Mayor Jenderal (Purnawirawan) Yahya Sacawiria, berpendapat calon KSAD terkuat ada dua, Moeldoko dan Munir. Yahya menilai prestasi jenjang karier keduanya hampir sama. "Mereka pernah jadi pangdam, menjabat komando, hingga jadi Pangkostrad dan Wakil KSAD," kata Yahya saat dihubungi hari ini.

Mantan perwira tinggi TNI AD ini mengatakan mekanisme Dewan Kepangkatan Tinggi Mabes TNI awalnya akan mengumpulkan nama calon KSAD. Biasanya akan terpilih satu calon yang akan diserahkan ke Presiden. "Jadi yang tentukan nanti Presiden. Kita tunggu saja."

INDRA WIJAYA

Topik Terhangat:
Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Kasus Cebongan

Baca juga:
EDISI KHUSUS Tipu-tipu Jagad Maya

Sunah Rasul Hakim Setyabudi dan Gratifikasi Seks

Sopir Hakim Setyabudi Tak Tahu Suap Seks Bosnya

@SBYudhoyono Follow Artis-artis Ini

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X