Gaji Messi Tertinggi, Beckham yang Terkaya

Gaji Messi Tertinggi, Beckham yang Terkaya

Lionel Messi. AP/Manu Fernandez

TEMPO.CO, Barcelona - Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi setelah mendapat pembaruan kontrak dari Barcelona. Gaji Messi mencapai US$ 21,2 juta per tahun atau setara Rp 205,85 miliar. Artinya, La Pulga digaji Rp 571 juta per harinya.

Menurut analisis tahunan Forbes pada tahun ini, gaji baru Messi melompat jauh dari gajinya pada kontrak sebelumnya yang hanya US$ 15,44 juta (Rp 150 miliar). Angka itu menjadi upah yang paling tinggi di antara atlet olahraga lainnya di dunia.

Bila dihitung dari pendapatan luar gaji, sepanjang tahun Messi bisa mengantongi US$ 40,3 juta (Rp 391,32 miliar). Pendapatan itu meliputi bayaran menjadi duta-duta olahraga sampai iklan merek dagang Adidas. Perusahaan yang turut menggelembungkan kantong Messi antara lain Pepsi, EA Sports, Head & Sholders, Herbalife, Turkish Airlines, dan Dolce&Gabana.

Soal gaji Messi boleh menepuk dada. Namun, pemain terbaik dunia itu masih kalah kaya dengan sang maestro David Beckham. Pemain, berusia 37 tahun ini punya penghasilan sebesar US$ 50,6 juta per tahunnya alias Rp 491,32 miliar!

Gaji Beckham yang hanya US$ 6,5 juta (Rp 63.11 miliar) dari PSG semuanya disumbangkan untuk kegiatan amal. Sedangkan US$ 44,1 juta (Rp 428,2 miliar) lainnya diperoleh Beckham dari kontrak-kontrak eksklusif dengan beberapa merek dagang seperti Adidas, Breatling, Coty, H&M, dan Sainsbury. Itu belum ditambah dari kontrak terbaru Beckham dengan BT Sports yang mencapai 4 juta euro (Rp 50,76 miliar) per tahun selama 5 tahun.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo, yang gajinya lebih kecil dari Messi, justru punya penghasilan tahunan lebih tinggi dari saingan beratnya itu. Tiap tahun CR7 mampu mengantongi US$ 43,5 juta (Rp 422,38 miliar). Penghasilan jumbo itu Ronaldo dapat dari gajinya di Real Madrid ditambah kontrak-kontrak ekslusif dari Nike, Castrol, Clear Shampoo, Mobitti, Konami, dan Banco Espririto Santo.

Menarik dicatat bahwa Real Madrid mendapat 40 persen bagian dari hak citra Ronaldo. Kondisi ini diduga sebagai alasan mengapa negosiasi kontrak barunya pada 2012 lalu gagal.

FORBES | TOTAL BARCA | DAILY MAIL | KHAIRUL ANAM

Baca juga:
Xavi Berharap Casillas Bergabung ke Barca

Eriksen Belum Sepakat Ke Liverpool

Tak Jadi Pemain Inti Barcelona, Song Ingin Pergi
Terry Terima Jadi Tim Cadangan Chelsea
Jacksen Tiago Pelatih Baru Timnas  

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X