indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

HP Lawan Pemalsuan Tinta di Indonesia

HP Lawan Pemalsuan Tinta di Indonesia

Hewlett Packard. AP/LM Otero

TEMPO.CO, Jakarta - Keberadaan produk-produk tinta palsu Hewlett-Packard (HP) di Indonesia telah meresahkan perusahaan teknologi itu. Berbagai upaya dilakukan HP untuk menekan laju pemalsuan yang semakin meningkat.

Imelda Setijadi Maswi, Printing Category Director HP Indonesia, mengatakan perkembangan penjualan tinta orisinal HP di Indonesia terus meningkat. Namun perkembangan itu juga diiringi dengan penjualan tinta palsu yang meningkat lebih pesat. "Ini jelas merugikan HP," ujarnya di Jakarta, Kamis, 2 Mei 2013.

Perkembangan itu, Imelda menambahkan, membuat Indonesia menjadi salah satu negara fokus HP dalam upaya menekan pemalsuan tinta. Dalam investigasi yang dilakukan baru-baru ini, aparat berhasil membongkar praktek pemalsuan di wilayah Batam, Kepulauan Riau. "Sebuah toko merangkap pabrik tinta HP palsu diringkus aparat," ujarnya.

Dewi Pusporini, Market Development Manager Inkjet PT Hewlett-Packard Indonesia, mengatakan kategori pemalsuan tinta HP adalah jika penjual membuat boks yang mirip aslinya, sementara menggunakan isi berbeda.

Angka pemalsuan seperti itu ternyata cukup besar. Dewi melansir survei dari badan independen yang mengatakan bahwa 58 persen pengguna tidak mengetahui bahwa mereka telah membeli barang palsu. "Hal ini berdampak pada citra merek HP sebagai penghasil tinta," ujarnya.

Salah satu cara untuk meredam pemalsuan, kata Dewi, adalah dengan mengedukasi pengguna tinta HP tentang cara membedakan produk asli dan palsu.

Ciri-ciri produk palsu adalah kualitas hasil cetak dan kemasan yang lebih buruk dan harganya yang lebih murah. Penggunaan tinta palsu juga akan merugikan pengguna. "Tinta palsu akan merusak cartridge dan menyebabkan garansi tidak berlaku," ujar Dewi.

Tindakan pemalsuan tinta, menurut Dewi, tidak hanya terjadi di Indonesia. Kasus ini juga banyak terjadi di negara-negara berkembang, khususnya di kawasan Asia, seperti India, Cina, Thailand, dan Filipina. Simak berita tekno lainnya di sini.

ERWIN Z

Berita lainnya
Wawancara dengan Hacker Peretas Twitter AP

Wajah Kota yang Ditelan Laut Terungkap

Browser Manakah yang Paling Dominan?

MorePhone, Ponsel Fleksibel Seperti Kertas

RAM Mobile Baru Samsung Setara PC

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
1
0
Bukan cuma pemalsuan, juga refill. Karena yg asli dan yg palsu juga mahal. Mhs di kampus2 terpaksa refill. Kalau HP tdk terlalu serakah,banting harga saja, pasti palsu dan refill surut. Apalag jaman sulit begini.
Wajib Baca!
X