Ini Alasan Ayu Azhari Kembalikan Uang Fathanah

Ini Alasan Ayu Azhari Kembalikan Uang Fathanah

Ayu Azhari memberi keterangan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Fathanah terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang rekomendasi kuota impor daging sapi (1/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Ayu Azhari bukan politikus, jadi dia tidak tahu apa alasan Fathanah membatalkan kerja sama dengan Ayu. Pengacara Ayu Azhari, Fahmi Bachmid, mengatakan setelah ada pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait adanya tindak pencucian uang yang dilakukan Fathanah, Ayu berinisiatif menyerahkan uang muka Rp 20 juta plus US$ 1.800 ke komisi antikorupsi. “Takut itu tindak pencucian uang,” kata dia kepada Tempo, di Jakarta, Senin, 6 Mei 2013.

Menurut Fahmi, meskipun kliennya berhak atas uang tersebut, tapi Ayu tidak mau mengambil risiko. Ayu menerima uang tersebut sebagai uang muka untuk mengisi acara-acara partai. “Karena batal acara, uang muka tersebut menjadi biaya ganti rugi,” ujar dia.

Pemain film Ayu Azhari diperiksa KPK pada Rabu pekan lalu. Ia diduga menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah, tersangka korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Jumat pekan lalu, Ayu mengembalikan uang Rp 20 juta plus US$ 1.800 ke komisi antirasuah. Sebelumnya, dia membantah menerima duit dari Fathanah.

Selain Ayu, duit diduga mengalir ke Vitalia Shesya, bekas model majalah Popular. Vitalia menerima duit dari Fathanah sebesar Rp 200–500 juta. Duit tersebut tercatat dalam rekening Bank Mandiri Fathanah setelah Pusat Pelaporan dan Analisi Keuangan menganalisis rekening tersebut.

Fathanah sendiri ditangkap oleh KPK pada 29 Januari bersama mahasiswi Universitas Moestopo Beragama, Maharani Suciono, di Hotel Le Meridien, Jakarta. Fathanah diduga menerima uang Rp 1 miliar dari dua bos PT Indoguna Juardi Effendi dan Arya Abdi Effendi. Duit tersebut akan diteruskan ke politikus PKS Luthfi Hasan Ishaq untuk memuluskan upaya PT Indoguna agar mendapatkan jatah kuota impor daging sapi 2013 di Kementan.

ERWAN HERMAWAN

Topik Terhangat:



Pemilu Malaysia | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

Baca juga:

Saling Pecat Di Tubuh Kadin Indonesia

Ekspor Gas Rugikan Negara

Bank BUMN Perlu Dimerger

Bakrie Telecom Merugi Rp 97,47 Miliar


Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
3
2
Coba belajar etika ni wartawan tempo http://www.pkssiak.org/2013/05/iklan-ayu-azhari-tempo-fitnah-pks-lagi.html
2
2
sudah ada KPK, kropsi mangkin jadi (obatnya sala kah dosisnya???) visit www.getafreedom.web.id
Wajib Baca!
X