Vitalia Sesha Foto Akrab dengan Arya Wiguna

Vitalia Sesha Foto Akrab dengan Arya Wiguna

Foto Vitalia Shesya berpose dalam majalah "Male Magazine" sedang dilihat oleh seorang pria. Belakangan nama model majalah "Popular" ini ramai diperbincangkan karena diduga menerima sejumlah uang dan barang dari Ahmad Fathanah. TEMPO/Ifa Nahdi

TEMPO.CO, Jakarta - Model majalah dewasa Vitalia Sesha akhir-akhir ini ramai dibicarakan, setelah namanya terseret dalam kasus suap daging impor, bersama Ahmad Fathanah. Setelah menjadi incaran para wartawan, tiba-tiba akun Twitter Vitalia mengupload sebuah foto dirinya bersama Arya Wiguna.

“With Arya Demi Tuhan,” tulis Vitalia dalam akunnya @VitaliaShesya. Dalam foto tersebut terlihat dirinya mengenakan blazer berwarna pink, dalam posisi duduk berdampingan dengan Arya Wiguna yang terlihat merangkulnya, akrab.

Vitalia merupakan seorang model dengan nama asli Andi Novitalia. Dari Ahmad Fathanah, Ia menerima hadiah mobil Honda Jazz bernomor polisi B 15 VTA seharga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta. Dia juga menerima jam tangan mewah Chopard senilai Rp 70 juta.

Sedangkan Arya Wiguna, adalah mantan pengikut Eyang Subur, yang sedang ramai dibicarakan terkait kasus penistaan agama. Arya dikenal dengan kata-katanya ‘demi Tuhan’, yang hingga kini menjadi ciri khasnya. Namanya semakin dikenal setelah parodi dirinya diunggah di youtube dengan berbagai macam versi.

Masih belum ada penjelasan lebih lanjut tentang foto bersama yang dilakukan oleh Vitalia dan juga Arya Wiguna. Foto tersebut diunggah Vitalia, kemarin, Rabu, 8 Mei 2013, di hari yang sama saat dirinya muncul di salah satu stasiun televisi, untuk memberikan pernyataan seputar hubungannya dengan Ahmad Fathanah.

NANDA HADIYANTI

Berita Terpopuler Lainnya:
Vitalia Sesha: Ahmad Fathanah Itu Seperti Malaikat

Fathanah Pernah Main ke Apartemen Vitalia Sesha 

Alex Ferguson Resmi Pensiun dari Manchester United

Vitalia Sesha Diajak Nikah oleh Ahmad Fathanah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X