78 Ribu Orang Terdaftar untuk Pindah ke Mars

78 Ribu Orang Terdaftar untuk Pindah ke Mars

Fotografer Reuters Jim Urquhart mendapat kesempatan membuat foto dokumentasi di Mars Desert Research Station (MDRS) di padang pasir Utah, tempat para peneliti bekerja, meneliti, dan hidup bersama dalam kondisi yang didesain seperti Planet Mars. Reuters.

TEMPO.CO, Amsterdam - Sejumlah besar penduduk Bumi tertarik untuk meninggalkan planet ini selamanya. Rencananya, mereka akan mencari kehidupan baru di Planet Mars. Sekitar 78 ribu orang telah melamar ke organisasi nirlaba Mars One untuk menjadi penghuni Planet Merah. Jumlah itu didapat terhitung sejak pembukaan pendaftaran, 22 April 2013.

Mars One sendiri bermisi mendaratkan empat orang di Planet Merah pada 2023. Keempatnya bakal menjadi pelopor koloni permanen. Kemudian akan diikuti sejumlah astronot yang mendarat setiap dua tahun setelahnya. “Jumlah 78 ribu pendaftar dalam dua minggu, akan menjadikan hal ini sebagai pekerjaan yang paling diinginkan dalam sejarah,” ungkap CEO Mars One, Bas Lansdorp. “Angka ini menempatkan kami pada jalur yang tepat untuk mencapai target setengah juta pendaftar.”

Untuk mendaratkan empat orang pertama di Mars pada 2023, Mars One memperkirakan akan membutuhkan biaya sekitar US$ 6 miliar, setara Rp 58 triliun. Setengah dana itu rencananya dibayar melalui pemutaran acara realiti di televisi global. Nantinya, Mars ONE bakal menempatkan sejumlah kamera yang mendokumentasikan semua tahapan misi: dari pemilihan astronot sampai penghuni tahun pertama di Mars.

Bila tertarik, Anda masih bisa mendaftar hingga 31 Agustus 2013. Syaratnya, berusia di atas 18 tahun dan mengirimkan video berdurasi satu menit ke situs Mars One. Dalam rekaman itu, calon pendaftar harus menjelaskan motivasinya hingga tertarik menjadi penghuni Planet Merah. Tiap pendaftar ditarik bayaran sekitar US$ 5 hingga US$ 75, atau Rp 48 ribu - Rp 730 ribu. "Tergantung penghasilan per kapita negara tiap pendaftar," kata Lansdorp.

Setelah sesi pendaftaran, muncul tim penguji yang memilih 50-100 orang kandidat dari 300 wilayah di dunia. Kuota itu akan diperkecil menjadi 28 sampai 40 orang, di 2015. Nantinya, jumlah akhir itu dibagi menjadi empat kelompok. Mereka pun mendapatkan pelatihan selama tujuh tahun, hingga siap berangkat ke Mars. "Kelompok mana yang berhak menjadi manusia pertama di Mars bakal ditentukan oleh penonton televisi."

Sejauh ini, Mars One menerima pendaftaran lebih dari 120 negara. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan 17.324 peminat; China, 10.241 orang; dan Inggris sebanyak 35.81 pendaftar. Russia, Mexico, Brazil, Canada, Colombia, Argentina, dan India melengkapi posisi 10 besar. “Mars One merupakan misi yang mewakili seluruh umat manusia,” kata Landsdorp. Simak berita iptek lainnya di sini.

FOXNEWS | HOSPITA YS

Topik Terhangat
Teroris | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca juga:

5 Pelajar Indonesia Raih Medali Emas

Kekaisaran Romawi Hancur karena Wabah Pes?

Lapisan Es Kutub Utara Bakal Lenyap

Kafe di AS Larang Pelanggan Gunakan Google Glass

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X