indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Dewi Kirana Memilih Berkarir Artis Pantura

Dewi Kirana Memilih Berkarir Artis Pantura

Dewi Kirana berpose di atas sebuah motor seusai diwawancara media di Jakarta (15/5). Ia menyanggah pernah menerima uang dan barang apapun dari Ahmad Fathanah. Tempo/Charisma Adristy

TEMPO.CO, Jakarta--Terbuka dan maraknya industri musik dangdut di Tanah Air, tidak membuat Dewi Kirana tergiur mencoba peruntungan nasib bisa merambah ke tingkat nasional. Pada kunjungannya ke kantor Tempo, Rabu 15 Mei 2013, pemilik rambut panjang yang dicat warna keemasan itu blakblakan bercerita tentang berbagai hal.

"Saya bersukur saja menjadi artis Pantura untuk area sekitar Cirebon biasanya sekali manggung dibayar Rp 20 juta, kalau di luar Cirebon Rp 40 jutaan. Tapi itu masih harus dibagi banyak orang dengan tim saya 28 orang," kata penyanyi yang dijuluki Queen of Pantura ini.

Si Ratu Pantura ini kembali menjadi perbincangan setelah dikabarkan turut menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah, tersangka suap kuota daging impor. PPATK mensinyalir ada 20 perempuan yang menerima harta Fathanah yang diduga sebagai upaya pencucian uang. (Lihat: Saksi Baru Fathanah: Dewi Kirana)

Bulan Juni mendatang nama Dewi akan diundang ke Taiwan oleh komunitas masayarakat asal Indramayu, Jawa Barat yang tinggal dan sukses di sana. "Saweran termahal ya dari Herkules karena istrinya asli Indramayu sebesar Rp 35 juta."

Dewi berterus terang tidak punya obsesi menjadi artis nasional. "Saya inginnya tetap berkarir sebagai artis Pantura saja"

Penyanyi berkulit putih ini mengatakan sejak tahun 2000 sudah memiliki kelompok musik sendiri dan pernah diajak hijarh ke Jakarta oleh mantan suaminya yang pertama, Mamat Surahmat.

Tetapi saat itu diakui hanya sekedar sharing saja untuk memperkuat kelompok musiknya buka sebuah keseriusan ingin tinggal atau serius menjajal karir di ibukota. "Soalnya enggak enak juga diprotes banyak orang yang bilang ke saya, 'kok teteh enggak kasihan sama kita-kita' Karena itu saya memilih bertahan sebagai artis lokal di Pantura saja," ujarnya menirukan ucapan masyarakat dan penggemarnya.

Faktor yang membuat Dewi bertahan sebagai artis dangdut Pantura karena kota asalnya sudah bisa memberikan rejeki. "Di sini sudah nyaman, lagian kita udah ngobrol sama mmanajemen di Jakarta dan ternyata di sana banyak aturan. Dari segi apa pun yang dipakai di sini tetap menarik. Sudah kenal dengan masyarakat dan punya hubungan yang dekat dan enak," ujar dia.

HADRIANI P | AISHA

Topik Terhangat
PKS Vs KPK | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh


Baca juga:

Fathanah dan Dewi Kirana 'The Queen of Pantura'
Dewi Kirana Lebih Sopan dari Pedangdut Pantura
Bayaran Mahal, Dewi Kirana Disebut Ratu Pantura
KPK: Kiki Amalia Tak Terima Uang dari Fathanah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X