Petinggi PKS Temui Din Syamsuddin

Petinggi PKS Temui Din Syamsuddin

Anis Matta tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait kasus suap impor daging sapi dengan tersangka Ahmad Fathanah (13/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Petinggi-petinggi Partai Keadilan Sejahtera hari ini, Selasa, 21 Mei 2013, menemui Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin di kantornya. Petinggi PKS dan Din membicarakan soal partai, Islam, dan keadaan Indonesia secara umum.

Petinggi-petinggi PKS yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Presiden Anis Matta, Sekretaris Jenderal Taufik Ridho, Wakil Sekretaris Jenderal Fahri Hamzah, dan Ketua DPP Aboe Bakar Al-Habsy.

Dalam pertemuan, Anis menyinggung sedikit soal kasus korupsi yang sedang membelit partai berlambang padi dan bulan tersebut. "Kasus-kasus itu sifatnya individu, tidak bisa ditimpakan pada partai," ujar Anis kepada Din.

Menurut Anis, partai juga melarang semua pimpinan membicarakan kasus ini. “Biarkan tim hukum yang bicara," ujarnya.

ANANDA BADUDU

Topik terhangat:
PKS Vs KPK
| Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca juga:
EDSUS Cinta Fathanah

Skenario Tukar Kursi, Lobi Fathanah di Pesawat

Begini Modus Pencucian Uang Aiptu Sitorus

Calon KSAD Moeldoko Diingatkan 'Operasi Sajadah'

Komentar (6)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
12
Secara GESTURE “Partai-PKS” juga GESTURE “Kader PKS”, mereka benar benar sudah mengibarkan “BENDERA PUTIH” terhadap kasus yg menghantam Partai DA’WAH ini, Mereka sebenarnya sudah menyerah kalah dgn kebenaran faktual dan bukti2 masalah “PRAHARA AIB”nya yang dua tiga pekan kemarin secara membabi buta di BANTAH dan seakan menantang KPK secara Instansi. Ini benar benar babak “BODOH dan BLO’ON”nya kader kader PKS. Mereka benar benar “SAMI’NA wa ATHO’NA” pada semua pimpinan mereka, bahkan TAQLID BUTA yg MEMBABI BUTA. TAQLID kader PKS kpada pimpinan mereka ( seperti LHI, ANIS MATTA , HILMI dll ) itu lebih parah di banding tuduhan KADER PKS yg di tujukan kpada saudara smuslim ERA 1997-2000an, mungkin itu “KARMA” bagi mereka. Sekarang KADER2 Partai DA’WAH ini sudah tidak berani tampil di depan umum, seperti di ILC semalam tak satupun KADER PKS hadir. Mereka sudah tak bisa berbicara apa2 dan tdak bisa beralasan apa2, keculai hanya berkata,”Smua kita serahkan pada HUKUm dan biar HUKUM yg mengungkap”, benar memang biar HUKUM yg mengungkap karena sekarang ini PKS sudah merasa “MEMBENARKAN tentang smua PRAHARA AIB itu”, BATIN mereka MENANGIS karena ternyata Partainya yaitu PKS telah MENYESATKAN smua KADERnya. BATIN mereka berkata,”TERNYATA PKS ADALAH PARTAI BUSUK BAHKAN LEBIH BUSUK DARI ZIONIS”. Secara GESTURE manuver politik kader PKS untuk tdak mau terlibat dlam dialog TERBUKA adalah INDIKASI pembenaran atas smua AIB PKS. ANIS MATTA mulai bermanufer politik minta dukungan moral kpada salah satu kekuatan SOSIAL KULTURAL SPIRITUAL yaitu MUHAMMADIYAH – DIEN SYAMSUDIN, Inipun menunjukkan bahwa PKS sudah tidak PERCAYA DIRI lagi, dan itu sama artinya PKS mengatakan “TOLONG AKU PAK DIEN, BANTULAH AKU DENGAN KEKUATAN ISLAM-MU”, bahkan jauh sebelum itu ANIS MATTA sudah menemui CAK NUN ( yg tendensinya mewakili kekuatan SOSIAL BUDAYA SPIRITUAL ) di Jogja, hal inipun adalah MANUFER politik ANIS MATTA untuk mendapat simpatik dari Bangsa ini. Hal inipun adalah GESTURE yg menunjukkan bagaimana “BINGUNG, GUGUP dan PANIK”nya PKS dan KADER2nya. Sepandai membungkus BANGKAI pasti akan tercium juga, ALLOH maha TAHU dari semua keBEJATan PKS ini, dan semakin banyak masyarakat yg terDHOLIMi oleh KEMUNAFIKAN dan DUSTA PKS, akan semakin cepat semua terungkap. Sepakat mulai hari ini kita sadar bahwa PKS adalah PARTAI yg berbahaya ( BAHAYA LATEN dgn IDEOLOGI EXTRIM KANANnya ), maka sepakat pula BUBARKAN PKS !!!.
0
2
MUSLIMBERTAQWA(USA). Apa yg akan diperjuangkan oleh petinggi2 PKS waktu kapanye mendatang 2014 kalau PKS masih bertahan? Apakah memperjuangkan anti korupsi?, meperjuangkan Partai dakwah Islam? memperjuangkan Partai profesional? Memperjuangkan Partai bersih, dan akhlaq Islami mulia? Memperjuangkan kesejahteran dankeadilan? Saya tdk habis pikir,apakah petinggi2 Muslim PKS sekarang ini tdk merasa bersalah kpd umat Islam yg menyokong PKS,kemudian dibelokan itu adalah urusan pribadi LFI. Kalau ada yang masih tdk malu dan masih membela PKS rumah yg sudah berpenyakit adalah orang2 yg sangat awam dan tdk membaca media secatak atau fanatik. Saya anjurkan akan bijak kalau PKS di bubarkan saja sambil mintak maaf,kemudian di buat Partai baru dgn pimpinan yang tdk munafik seperti LFI cs.
0
2
Kasian nih orang, kalo baca berita yg diungkap Bpk Yusuf Supendi dahulu PKS harusnya dukung Amien Rais tapi gara2 kelompok Sejahtera jadi berubah ke Wiranto? sebagai warga grass root Muhammadiyah saya gak setuju dimanfaatkan utk kepentingan politik Pustun Kesandung Sapi!
0
3
PKS selalu membantah informasi dan fakta yang terungkap. Terus, terus saja membantah, sampai tidak ada lagi yg tidak dibantah, dan akhirnya nanti akan membantah sendiri apa yang sebelumnya dibantah
0
1
Elit2 PKS membantah habis2an bahwa skandal korupsi impor daging sapi (pintu masuk utk mengusut korupsi lainnya) sifatnya individu, dan tdk ada kaitannya dgn partai adalah siasat utk menghindarkan kejahatan korporasi. Syah2 saja. Tetapi syah2 juga bila nantikan dibuktikan pencucian uang korupsi dilakukan secara estafet. Fathanah mengutip dari mana-mana, kemudian salurkan ke elit2 PKS, dan elit2 PKS ini (langsung atau lewat elit PKS lainnya) menyalurkannya ke partai.
Selanjutnya
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X