Ahok: Relokasi Warga Waduk Pluit Dua Tahun Lagi

Ahok: Relokasi Warga Waduk Pluit Dua Tahun Lagi

Sejumlah warga masih bertahan di lokasi gusuran Waduk Pluit, Jakarta, Selasa (23/4). Belum adanya tempat tinggal baru membuat sejumlah warga tetap bertahan di loaksi sekitar waduk. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO , Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan relokasi warga Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, membutuhkan waktu dua tahun. Alasannya, saat ini pemerintah sedang menyiapkan rusun terlebih dahulu.



Dia mengakui, saat ini jumlah rusun belum mampu menampung warga waduk pluit. “Butuh waktu sembilan bulan untuk menyiapkan rusun,” kata Basuki. Tapi, sembari menunggu rampungnya pembangunan rusun, pemerintah tetap melakukan pengerukan, terutama di sisi timur waduk.

Basuki mengungkapkan, jika rusun di Muara Baru masih kurang menampung, pemerintah akan membangun kembali rusun di Luar Batang yang memiliki luas tanah 6,4 hektar.



]Selain itu, dia menyatakan, akan memindahkan warga yang tinggal di bantaran Waduk Pluit ke rumah susun yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI sudah menyiapkan lahan seluas 2,5 hektar di Muara Baru sebagai lokasi pembangunan rusun.

GALVAN YUDISTIRA



Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Pak Ahok, sekarang pinggir waduk pluit sebaiknya mulai di sheet pile , sambil keruk.
Wajib Baca!
X