indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Dua Rumah Ahmad Zaky di Subang Kosong

Dua Rumah Ahmad Zaky di Subang Kosong

ILUSTRASI LUTHFI (TEMPO/INDRA FAUZI)

TEMPO.CO, Subang - Dua rumah milik Ahmad Zaky, yang ditempati istrinya, dr Linda Sylviana, di Kompleks Perumahan P dan K RT 22/05 Kelurahan Dangdeur, Kabupaten Subang, Jawa Barat, itu tampak kosong, kemarin. Rumah bergaya modern itu pagarnya tergembok. Semua kaca jendelanya tertutup rapat kain gorden.

Rumah lainnya yang juga milik Zaky di kompleks itu, yang berdampingan dengan Masjid Al-Ikhlas, juga tampak sepi. Semua kaca jendela tertutup, hanya garasi yang dibiarkan terbuka tanpa pagar.

Tempo tak menemui siapa pun di rumah itu, Kamis sore, 23 Mei 2013. Penjaga rumah pun tampak keluar dari rumah milik Ahmad Zaky, staf ahli mantan Presiden PKS Luthfi Hassan Ishaaq yang kini jadi tersangka korupsi daging impor yang tengah diusut KPK.

"Dokter Linda sudah enggak menempati rumah yang bagusnya itu belakangan ini. Tapi, di rumah satunya lagi yang sederhana biasanya dia masih suka mengunjunginya," kata seorang warga Kompleks Perumahan P dan K yang menolak disebut namanya.

Menurut dia, dokter Linda pindah ke Jakarta mengikuti suaminya. "Tapi alamat pindahnya di Jakarta saya tidak tahu," katanya.

Linda juga masih memiliki rumah di Jalan Haji Ihsan Nomor 8 di Pamanukan, Pantura Subang. Tapi, rumah itu merupakan warisan dari orang tuanya, yang juga berprofesi sebagai dokter. "Di rumah seluas 800 meter persegi itu dibangun tempat praktek dokter dan dokter spesialis jantung, lengkap dengan apotek," kata Amir, warga Pamanukan.

Sebelum pindah ke Jakarta dengan alasan turut suami, Linda bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng, Subang. "Dokter Linda sudah mengajukan pindah antara Februari-Maret lalu," kata Wakil Direktur RSUD Ciereng, Dwinan Merciawati.

Menurut Dwinan, Linda bersuamikan kader PKS di Jakarta. Sejak pindah ke Jakarta, dia tak pernah tahu di mana sekarang Linda bekerja. Di mata Dwinan, Linda adalah dokter yang berpenampilan sederhana, sopan, dan berbudi baik. "Saya hampir enggak pernah melihat dia memakai lipstik," ujarnya.

Linda disebut-sebut namanya setelah diketahui mendapat aliran dana Rp 1,25 miliar dari suaminya, Ahmad Zaky. Uang itu diduga didapat Zaky dari hasil korupsi impor daging sapi.

NANANG SUTISNA

Terhangat:

Kisruh Kartu Jakarta Sehat
| Menkeu Baru | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah


Terpopuler:
PKS: VW Caravelle Milik Luthfi, bukan DPP

Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas

Orangtua Darin Kenalkan Luthfi Hasan Sebagai Suami

KPK Sita Lagi Mobil Luthfi di PKS, Johan: Lancar

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Artikelnya Baguss.... Metode dan cara money laundry saat ini sangat variatif dan semakin canggih, seringkali justru mengaburkan aktivitas money laundry itu sendiri. sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai aktivitas ini. Sekedar ingin berbagi, barangkali bisa sedikit menambah referensi mengenai money laundry di Indonesia. Klik --> Makalah Money Laundry di Indonesia
0
0
Kasus Fathanah dan LHI beranak-pinak. Tidak cukup waktu setahun untuk membongkar semuanya. Ayo, KPK, jgn menyerah. Bgs yg sdh mau ambrik karena korupsi ini sangat membutuhkanmu.
Wajib Baca!
X